Dikira Suporter Lawan, Polisi Dikeroyok Usai Laga Persija Vs Persebaya
Ketika di stadion, polisi itu membicarakan kemenangan Persebaya dengan rekannya. Pembicaraan itu didengar oleh sekelompok suporter Persija atau akrab dikenal The Jak.
Seorang polisi menjadi korban pengeroyokan kelompok suporter usai laga Persija versus Persebaya di Stadion Gelora Bung Karno, Selasa (17/12). Humas Gelora Bungkarno (GBK) Diah, menjelaskan, polisi tersebut tidak memakai seragam.
Ketika di stadion, polisi itu membicarakan kemenangan Persebaya dengan rekannya. Pembicaraan itu didengar oleh sekelompok orang diduga suporter Persija atayu dikenal The Jak.
"Begitu pertandingan selesai bapak polisi ngobrol pertandingan sepak bola di dalam. Dia ngomongi Persebaya yang kebetulan menang," kata Diah saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (18/12).
Diah menerangkan, oknum suporter lain itu mengira si polisi merupakan pendukung Persebaya. "Mereka para suporter Persija enggak tahu bahwa ini polisi karena pakai baju Preman. Dia enggak tahu dipikir suporter Persebaya," ujarnya.
Dia menuturkan, segerombolan orang mengejar polisi tersebut. Beruntung saat itu, ada polisi lalulintas yang berjaga. "Dia (polisi) ngaku kalau dia polisi," tutur dia.
Kasus ini ditangani Polsek Tanah Abang. Pihak kepolisian pun sudah memerika DVR/CCTV.
"Sekarang kejadiannya sedang dikembangkan oleh Polsek Tanah Abang," ucap dia.
Baca juga:
Polisi di Cirebon Dikeroyok Saat Pulang ke Rumah
Polres Bogor Bekuk 5 Anggota Ormas Penganiaya Intel Polisi
Kecam Tindakan Represif Polisi, Emak-Emak Geruduk Polda Metro Jaya
9 Polisi NTB Jadi Tersangka Pengeroyokan Warga hingga Tewas
Dugaan Pungli Berujung Penyerangan, 6 Anggota Polres Empat Lawang Diperiksa