Dikira permen, 3 bocah mabuk usai telan pil ekstasi milik ayahnya
Tiga bocah Sekolah Dasar di Sungai Pakning, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau mengalami mabuk narkoba setelah menelan pil ekstasi yang dikira permen. Pil itu ditemukan di dalam mobil orangtuanya.
Tiga bocah Sekolah Dasar di Sungai Pakning, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau mengalami mabuk narkoba setelah menelan pil ekstasi yang dikira permen. Pil itu ditemukan di dalam mobil orangtuanya.
Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto mengatakan, ketiga bocah inisial J, M dan Z itu sempat dilarikan ke Puskesmas Bukit Batu oleh keluarganya karena mengalami pusing.
"Sekarang mereka sudah berangsur pulih dan pulang ke rumah," ujar Yusup kepada merdeka.com, Selasa (11/9).
Yusup menceritakan, sebelum pil itu ditelan ketiga bocah itu, seorang balita berusia 2 tahun inisial N menemukan satu butir pil warna hijau dari dalam mobil orangtuanya, Senin (10/9) sekitar pukul 13.00 WIB.
"Karena dikira permen, N memberikan kepada kakaknya R (8). Selanjutnya pil itu dipotong hingga menjadi empat bagian dan dibagi-bagikan kepada 4 teman-temannya," kata Yusup.
Setelah mengkonsumsi pil yang dikira permen tersebut, tiga anak mengalami efek pusing-pusing dan dilarikan ke Puskesmas Bukit Batu dan sudah membaik. Sedangkan satu anak yang bernama F, belum menelannya karena merasa obat tersebut pahit dan dibuang.
Mendapat laporan ini, Polsek Bukit Batu pun bergerak dan Mobil Toyota Agya warna Silver BM 1570 EF milik HR alias WE (46), digeledah dan ditemukan satu butir pil yang diduga ekstasi berwarna hijau, mirip dengan obat yang dibagi-bagi oleh anaknya.
"Karena ditemukan pil diduga ekstasi, polisi melakukan tes urine kepada HR. Hasilnya positif mengandung amfetamin Narkotika. Kemudian HR diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut," kata Yusup.
Baca juga:
Hendak ditangkap, pengedar sabu di Langkat Sumut tabrak polisi
Sebelum ekstasi dikonsumsi anak, si bapak dugem di tempat karaoke
Polisi dan BNN buru WN Nigeria pengendali sindikat narkoba di Kalbar
Sewa alat isap sabu, eks PNS di Tasikmalaya ditangkap BNN
Kasus 1,6 kg sabu milik napi Raymon, polisi akan periksa kalapas