Dihantam puting beliung, ratusan rumah di Sumsel rusak
Bencana puting beliung mulai melanda sejumlah wilayah di Sumatera Selatan. Dalam tiga hari terakhir, setidaknya ratusan rumah rusak akibat musibah itu.
Bencana puting beliung mulai melanda sejumlah wilayah di Sumatera Selatan. Dalam tiga hari terakhir, setidaknya ratusan rumah rusak akibat musibah itu.
Dalam catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, ada dua kejadian puting beliung sejak awal April 2018. Pertama pada 2 April 2018, musibah itu melanda Desa Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I, Banyuasin. Dalam musibah itu, sebanyak 113 unit rumah rusak ringan, 7 rumah rusak berat, dan 1 unit rumah roboh.
Pada hari yang sama, musibah itu juga menghantam Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Palembang. Akibatnya, 3 unit rumah warga mengalami kerusakan parah.
Humas BPBD Sumsel Ansori mengungkapkan, dua hari pasca kejadian, pihaknya sudah mengevakuasi para korban terdampak. Bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumsel juga sudah disalurkan untuk meringankan beban warga.
"Puting beliung terjadi di dua wilayah di Sumsel pada awal bulan ini. Dari data, ada 124 unit rumah yang terdampak, di Palembang dan Banyuasin," ungkap Ansori, Rabu (4/4).
Dia mengimbau masyarakat Sumsel lebih waspada dengan kondisi cuaca saat ini. Apalagi, BMKG memprediksi adanya potensi banjir, longsor, petir, dan angin kencang di musim hujan.
"Kami sarankan lebih hati-hati, jangan berlindung di pohon jika hujan dan petir," pungkasnya.
Baca juga:
Waspada, siklon tropis marcus buat suhu Laut Jawa panas
Banjir dua kecamatan di Mamuju, satu polisi luka parah saat tolong warga
Rumah terendam banjir, warga Samarinda waspada kemunculan buaya
Banjir rendam 2.000 rumah di Samarinda, ratusan polisi dikerahkan untuk evakuasi
Diguyur hujan hampir 12 jam, lebih 1.000 rumah di Samarinda terendam banjir
Cuaca ekstrem, waspadai kemunculan ular pemangsa ternak warga