Didominasi Klaster Pesantren, Banten Catat Rekor Kasus Harian Covid-19
Juru bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti mengatakan, angka kasus harian tertinggi itu diakibatkan klaster pesantren. Mengingat, kasus positif santri di Kabupaten Tangerang mencapai 142.
Penambahan jumlah warga terpapar Covid-19 di provinsi Banten tercatat rekor harian tertinggi yakni 221 kasus. Jumlah tersebut didominasi klaster pesantren.
Juru bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti mengatakan, angka kasus harian tertinggi itu diakibatkan klaster pesantren. Mengingat, kasus positif santri di Kabupaten Tangerang mencapai 142.
"Iya ini kali yang pertama kasus di atas 200. Terbanyak dari Kabupaten Tangerang sebanyak 142, di mana didominasi oleh klaster pesantren," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten.
Untuk menekan angka penambahan tersebut, Ati mengatakan Satgas Covid-19 akan mengevaluasi pencegahan peningkatan penyebaran virus di pesantren. "Ya evaluasi dilakukan terkait upaya-upaya yang harus dilakukan dalam mencegah peningkatan cluster pesantren," ujar dia.
Ati menjelaskan secara keseluruhan kasus di Banten dapat dikendalikan melalui kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di tiap-tiap Kabupaten dan Kota. Sehingga, Banten tetap berada diluar 10 besar kasus terbanyak se Indonesia.
“Menurut hasil evaluasi gugus tugas Provinsi dan Kabupaten atau Kota dan hasil penilaian satgas nasional, penerapan PSBB yang dilakukan di Provinsi Banten dapat mengendalikan kasus covid-19 di Banten,” jelasnya.
Atas dasar itu, pelaksanaan PSBB di Provinsi Banten diperpanjang hingga tanggal 19 November 2020. "Aturan Pergub PSBB no 443/2020 dalam PSBB tahap dua untuk seluruh Kabupaten dan Kota sama dengan PSBB tahap 1 seluruh Kabupaten dan Kota se-Provinsi Banten,” kata Ati.
Baca juga:
Doni Monardo Sebut Testing Covid-19 di RI Nyaris Capai Target WHO
Klaim Tes Terbanyak di Jateng, Positive Rate Covid-19 di Semarang Masih Tinggi
Anak Magang Positif Covid-19, Kampus UNS Tasikmalaya Ditutup Sementara
Satgas Sebut Kasus Aktif Covid-19 Menurun Tajam, MPR Minta Pemerintah Tak Lengah
Moeldoko Klaim RI Lebih Baik dari Amerika Soal Penanganan Covid-19