Satgas Covid-19 menyatakan kasus aktif Covid-19 mengalami penurunan luar biasa dalam sebulan terakhir. Wakil Ketua MPR, Jazilul Fawaid bersyukur bila terjadi penurunan angka tersebut. Namun, dia meminta pemerintah tetap tak boleh lengah sebelum vaksin beredar.
"Kita harus waspada dan tidak boleh lengah selama vaksin belum diedarkan dan berhasil," katanya lewat pesan singkat, Kamis (22/10).
Pihaknya mengapresiasi Satgas Penanganan Covid-19 dan Komite Kebijakan Pengendalian Covid-19 yang hasilnya mulai terlihat. Tetapi, dia minta jangan berpuasa diri lantaran ancaman virus corona masih nyata.
"Kami juga berikan penghargaan kepada para petinggi, satgas dan komite Covid yang sudah mulai kelihatan hasilnya, namun jangan berpuas diri. Ancaman Covid masih nyata dan belum berakhir," ujarnya.
Selain itu, Waketum PKB ini melihat masyarakat sudah mulai disiplin protokol kesehatan. Pemerintah pun harus terus gencar mengawasi agar masyarakat selalu disiplin.
"Kami apresiasi masyarakat yang mulai sadar dan disiplin atas peran para petugas lapangan. Masih perlu support untuk terus bergerak," ucapnya.
Advertisement
Diberitakan, Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo, mengatakan kasus aktif Covid-19 mengalami penurunan luar biasa dalam sebulan terakhir. Sejak 20 September hingga 21 Oktober 2020, kasus aktif Covid-19 menurun sebanyak 6,79 persen.
"Kasus aktif pada periode 20 September sampai 21 Oktober mengalami penurunan luar biasa. Sementara di tingkat global kasus aktifnya bukan menurun malah meningkat," ungkapnya dalam Talk Show Potensi Penyebaran Covid-19 Ketika Libur Panjang yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia, Rabu (21/10).
Tak hanya kasus aktif, kabar gembira juga datang dari persentase kesembuhan Covid-19. Doni menyebut, persentase kesembuhan Covid-19 di Tanah Air mengalami peningkatan yang sangat signifikan.
"Posisi tanggal 20 September (angka kesembuhan) berada pada 72,5 persen dan 20 Oktober berada pada angka 79,63 persen. Jadi ada peningkatan 7 persen lebih yang sembuh," sambungnya.