Di Indonesia, air Zamzam pun dipalsukan
Di Jawa Tengah, polisi menggerebek dua pabrik air Zamzam palsu yang berada di dua lokasi berbeda.
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah menggerebek dua pabrik air Zamzam palsu yang berada di dua lokasi berbeda di Jawa Tengah. Dalam penggerebekan ini, polisi juga menangkap pemilik pabrik berinisial MTH, pemilik pabrik di Semarang.
"Satu di Semarang, satu lagi di daerah Pekalongan," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah Kombes Djoko Poerbo seperti yang dikutip Antara, Rabu (15/1).
Dari penyelidikan sementara, diketahui MTH memanfaatkan air artesis yang disaring kemudian dikemas seolah-olah air Zamzam dari Arab Saudi.
"Wadah serta kemasannya dibuat mirip dengan aslinya," tambahnya.
Air Zamzam palsu dengan merek 'Zamzam Water King Abdullah bin Abdul Aziz' tersebut telah beredar hingga berbagai wilayah di luar Jawa Tengah. Seperti di Jakarta, Surabaya, Solo, Semarang, serta Yogyakarta.
Selain pemilik pabrik, polisi juga mengamankan sejumlah alat produksi berupa mesin penyaring air, mesin pengemas, serta ribuan kemasan air Zamzam palsu siap edar.
Sementara itu, Djoko menduga pelaku MTH tidak terkait dengan pabrik yang berada di Pekalongan. Meski begitu Djoko belum bisa menjelaskan secara detail soal temuannya di pabrik air Zamzam palsu di Pekalongan.
Penggerebekan ini berawal dari laporan masyarakat yang curiga soal penyediaan air Zamzam yang cepat. Akhirnya diketahui bahwa pemilik tidak menyediakan air Zamzam murni tetapi air Zamzam palsu.
Akibat perbuatannya pemilik pabrik Zamzam palsu akan dikenai Undang-undang Nomor 5 Tahun 1984 tentang perindustrian, Undang-undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan, serta Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.
Baca juga:
Dihipnotis, Slamet serahkan Rp 12 juta ke penjahat
Bebaskan lahan flyover, Pemprov DKI Jakarta tertipu Rp 35 miliar
4 Kejahatan bermula telepon nyasar
Dukun ini ngaku bisa gandakan duit Rp 100 juta jadi Rp 500 juta
Tips agar tak tertipu jual beli tambang di Tokobagus