Dedi Mulyadi Dukung Pembongkaran Teras Cihampelas, Sebut Ganggu Estetika
Dedi Mulyadi menilai keberadaan kawasan tersebut mengganggu secara estetika.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyambut baik rencana Pemkot Bandung membuka opsi pembongkaran terhadap Teras Cihampelas. Dedi menyebut dorongan itu sudah disampaikannya sejak lama.
"Oh, iya. Kan saya sudah dari dulu meminta Pak Wali. Saya kan langganan lewat situ tiap hari," ujar Dedi di gedung Sate, Bandung, Rabu (17/12).
Dedi menyampaikan alasan mendukung langkah pembongkaran. Pertama, dia menilai keberadaan kawasan tersebut mengganggu secara estetika.
"Jadi, kalau saya sih ke Pak Wali sudah bongkar. Enggak ada pilihan. Karena gini, kalaupun misalnya nanti dibikin lagi, dicat lagi, di atas lagi, dibikin jualan lagi, enggak akan lama bertahannya. (Secara estetika) Goreng (jelek)," kata Dedi.
Keberadaan Menghalangi
Selain itu, Dedi berpandangan bahwa keberadaan Teras Cihampelas justru menghalangi lokasi hotel, mall, hingga jongko dan kios para penjual sovenir yang menguatkan citra kawasan Cihampelas sebagai kawasan destinasi pariwisata. Padahal keberadaan tempat-tempat itulah yang pada gilirannya berperan dalam menggulirkan roda ekonomi kawasan tersebut sejak dulu.
"Jadi begini deh boleh saya sebagai warga Kota Bandung loh KTP saya Kota Bandung bukan sebagai gubernur. Kan Cihampelas itu ekonominya sudah mapan. hotel, ada Ciwalk, kemudian ada outlet-outlet, dan restoran ekonominya udah dari dulu tumbuh," jelasnya.
"Justru dengan adanya Teras Cihampelas ini, mereka itu menjadi tidak kelihatan. Hotel tidak kelihatan, Ciwalk tidak kelihatan, toko-toko tidak kelihatan. Walaupun di cat kanan kiri berwarna, tetap aja besi-besi itu menjadi penghalang pandangan dan membuat estetika menjadi rusak," kata Dedi Mulyadi.