Dari 15 Pembalap Jadi Ratusan: Sejarah Awal Mandalika Racing Series di Sirkuit Mandalika
Mandalika Racing Series (MRS) lahir dari kebutuhan slot kosong WSBK 2023 dan kini menjadi ajang pembibitan pembalap nasional. Bagaimana perkembangannya hingga diikuti ratusan pembalap?
Ajang balap motor nasional, Mandalika Racing Series (MRS), pertama kali lahir pada tahun 2023 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok Tengah. Kejuaraan ini digagas untuk mengisi slot supporting race yang kosong saat gelaran World Superbike (WSBK). Inisiatif ini datang dari diskusi intensif antara Mandalika Grand Prix Association (MGPA) dan Ikatan Motor Indonesia (IMI).
Direktur Utama MGPA, Priandi Satria, mengungkapkan bahwa pembentukan kejuaraan roda dua nasional ini dilakukan dalam waktu kurang dari dua bulan. Tujuan utamanya adalah menyediakan platform bagi pembalap Indonesia. Ini sekaligus memanfaatkan fasilitas sirkuit berstandar internasional yang tersedia di Mandalika.
Dari awal yang sederhana dengan hanya 15 pembalap pada putaran pertama, Mandalika Racing Series telah menunjukkan perkembangan pesat. Kini, ajang ini telah menarik lebih dari 100 peserta. Keberhasilan ini menunjukkan potensi besar dalam pembibitan talenta balap motor di Tanah Air.
Kelahiran dan Perkembangan Pesat Mandalika Racing Series
Mandalika Racing Series (MRS) pertama kali muncul di kancah balap nasional pada tahun 2023. Kelahirannya dipicu oleh adanya slot supporting race yang kosong saat World Superbike (WSBK) digelar di Sirkuit Pertamina Mandalika. Situasi ini menjadi peluang emas untuk mengembangkan balap motor domestik.
Priandi Satria, Direktur Utama MGPA, menjelaskan bahwa ide ini segera ditindaklanjuti dengan diskusi bersama IMI. Proses pembentukan kejuaraan roda dua nasional ini berlangsung sangat cepat, kurang dari dua bulan. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen kuat dalam memajukan motorsport Indonesia.
Perkembangan Mandalika Racing Series sejak awal penyelenggaraannya sangat memuaskan. Dari hanya 15 pembalap pada putaran pertama, ajang ini kini telah diikuti oleh lebih dari 100 peserta. Angka ini mencerminkan antusiasme tinggi dari para pembalap muda dan dukungan dari berbagai pihak.
Pada tahun 2025, Mandalika Racing Series akan mencapai putaran kelima sekaligus finalnya. Priandi Satria menyebutkan bahwa putaran ini diikuti oleh 131 pembalap. Ini menegaskan bahwa MRS telah tumbuh menjadi salah satu kejuaraan balap motor paling diminati di Indonesia.
Wadah Pembibitan Talenta Nasional Melalui MRS
MGPA menyatakan kepuasannya terhadap perkembangan Mandalika Racing Series yang disponsori oleh Pertamina. Ajang ini tidak hanya sekadar balapan, tetapi juga menjadi wadah pembibitan penting bagi pembalap muda Indonesia. Harapannya, mereka mampu berkompetisi di kancah internasional.
Prestasi pembalap Indonesia di kancah global memang patut dibanggakan. Indonesia telah meraih juara di Supersport 600cc Asia dan juara dua tahun berturut-turut di Underbone 150cc Asia. Terbaru, Veda Ega Pratama akan naik ke Moto3 musim 2026, menunjukkan kualitas pembalap nasional.
MGPA berkomitmen penuh untuk mendukung talenta-talenta ini. Mereka menyediakan fasilitas latihan gratis bagi pembalap Indonesia yang berjuang di luar negeri. Fasilitas ini bertujuan agar pembalap semakin mengenal karakter sirkuit berstandar internasional.
Tujuan sederhana dari dukungan ini adalah agar pembalap dapat tampil maksimal di luar negeri. Dengan demikian, lagu kebangsaan "Indonesia Raya" dapat berkumandang di podium internasional. Ini adalah impian besar yang ingin diwujudkan melalui Mandalika Racing Series.
Inovasi dan Rencana Masa Depan Mandalika Racing Series
MGPA tidak ingin Mandalika Racing Series berjalan monoton dan terus berinovasi. Setelah menambahkan beberapa inovasi pada tahun 2024, di tahun 2025 ini hadir Kejurnas 150cc U-15. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pembibitan pembalap sejak usia dini.
Bersama Eddy Saputra dari IMI, MGPA telah menyiapkan program baru untuk tahun 2026. Program ini dirancang untuk terus meningkatkan kualitas dan jangkauan Mandalika Racing Series. Kolaborasi ini diharapkan membawa dampak positif bagi motorsport nasional.
Fokus utama dari program-program baru ini tetap pada pengembangan talenta muda. Selain itu, peningkatan kualitas motorsport nasional secara keseluruhan juga menjadi prioritas. Ini sejalan dengan visi untuk menjadikan Indonesia sebagai kekuatan balap motor di Asia.
Masyarakat diundang untuk menantikan kabar selanjutnya mengenai perkembangan Mandalika Racing Series. Informasi terbaru pastinya akan disampaikan langsung dari The Mandalika GP. Komitmen untuk terus berinovasi dan mendukung pembalap muda akan terus berlanjut.
Sumber: AntaraNews