LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Dalam 10 tahun, hotel dan mal di Yogyakarta meningkat drastis

Diperkirakan jumlah bangunan tinggi tersebut masih akan terus bertambah dalam beberapa tahun ke depan.

2016-04-21 12:20:21
Pariwisata Yogyakarta
Advertisement

Bangunan tinggi di Yogyakarta yang didominasi hotel dan mal meningkat pesat selama 10 tahun terakhir. Dari data Skycrapercity Forum Indonesia, ada 42 bangunan tinggi 7-11 lantai di Yogyakarta. Sedangkan 4 bangunan di atas 11 lantai ada 4 gedung.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Yogyakarta, Danang mengatakan, data tersebut membuatnya khawatir. Sebab, dengan potensi bencana yang ada di Yogyakarta bangunan tinggi sangat rentan menyebabkan banyak korban jatuh saat terjadi bencana, khususnya gempa bumi.

"Kita sebenarnya tidak terlalu khawatir dengan bangunan yang tinggi seperti sampai 18 lantai, justru yang lebih rendah itu kadang tidak detail dalam standar bangunan," kata Danang kepada merdeka.com, Kamis (21/4).

Diperkirakan jumlah bangunan tinggi tersebut masih akan terus bertambah dalam beberapa tahun ke depan. Dari data yang sama, ada 25 bangunan 8-13 lantai yang sedang dalamn proses dibangun. Sementara itu, untuk yang masih dalam tahap proposal ada 16 bangunan 10-16 lantai.

"Datanya Skycrapercity itu menunjukan dalam berapa tahun ke depan masih akan ada bangunan tinggi baru. Sebagian besar hotel. Kalau kami dari bagian kedaruratan yang repot ketika mereka tidak terbuka dalam perencanaan," ujarnya.

Danang mencontohkan, dalam kondisi bencana seperti gempa, maka pihaknya akan kesulitan melakukan evakuasi. Dalam kasus gempa misalnya, korban biasanya meninggal bukan karena bencana, tapi karena lamanya proses evakuasi, sehingga yang masih selamat menjadi tidak bisa diselamatkan.

"Seandainya BPBD bisa punya blue print bangunan, maka akan lebih mudah dalam penyelamatan. Kita bisa mudah melakukan evakuasi, karena tahu struktur bangunan," katanya.

Dia pun berharap para pemilik bangunan tinggi bisa memberikan blue print bangunan sehingga jika ada bencana, BPBD lebih mudah dalam bekerja. "Kita nggak berharap ada bencana, tapi kita bisa meminimalisir resiko," pungkasnya.

Baca juga:
Hotel dan mal di Yogya perbesar potensi dan resiko bencana
Kasasi kasus Ervani ditolak Mahkamah Agung
Penataan Malioboro dimulai, Pemda DIY potong tumpeng di trotoar
Gara-gara Peraturan MA, PK IPL Bandara Kulonprogo tertunda
Mahasiswa mogok makan di DPRD DIY minta Rini Soemarno dipecat

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.