Daftar Penumpang Pesawat yang Dibakar KKB di Yahukimo
KKB diduga telah menembak pilot Nicholas F. Goselin sebelum membakar pesawat Pilatus PK-RCY yang merupakan milik PT AMA.
Tujuh orang penumpang pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA) yang dibakar oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Lapangan Terbang Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, telah teridentifikasi. Mereka berada dalam penerbangan rute Wamena-Balinggama ketika insiden tersebut terjadi.
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Artadiguna, menyatakan bahwa pesawat jenis Pilatus PK-RCY tersebut mengangkut tujuh penumpang sebelum dibakar oleh KKB segera setelah mendarat di Balinggama. Ketujuh penumpang itu terdiri dari Eston Sobolim, Kluenang Sobolim, Toni Balingga, Elina Sobolim, Ona Sobolim, Lisenia Balingga, dan Vaince Amo Hoso.
Sementara itu, TNI telah mengerahkan tiga helikopter untuk mengevakuasi jenazah pilot PT AMA yang berkewarganegaraan Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin (29), yang diduga tewas akibat tembakan KKB.
"Tim sudah terbang dari Timika sejak pukul 06.45 WIT dan berharap proses evakuasi berjalan aman dan lancar," ungkap Wirya dilansir Antara dari Jayapura pada Jumat (3/7/2026).
Kejadian ini menjadi perhatian serius mengingat situasi keamanan di wilayah tersebut yang semakin memburuk akibat aksi kekerasan dari KKB.
Pilot yang sedang bertugas tewas akibat tembakan
Menurut Wirya, seorang pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat, diduga meninggal dunia akibat tembakan yang dilancarkan oleh anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Namun, kepastian mengenai penyebab kematian tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim di lapangan.
"Rencananya jenazah akan langsung diterbangkan ke Jayapura," ujarnya.
Sebelumnya, KKB diduga telah menembak pilot bernama Nicholas F. Goselin sebelum membakar pesawat Pilatus PK-RCY yang dimiliki oleh PT AMA. Pesawat tersebut baru saja tiba di Lapangan Terbang Balinggama dari Wamena dengan membawa tujuh penumpang.
Kejadian ini menambah daftar panjang insiden kekerasan yang terjadi di wilayah tersebut, yang semakin memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari pihak berwenang.