LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Cuaca buruk, satu kapal berisi 13 ABK di Pariaman hilang di laut

Karena cuaca ekstrem BPBD belum mengirimkan personel untuk mencari kapal tersebut.

2016-08-25 13:30:24
Kapal Tenggelam
Advertisement

Kapal bagan Saiyo III milik nelayan Karan Aur di Kota Pariaman dilaporkan hilang. Pemilik kapal Asril (47) mengatakan, kapal tersebut berangkat Selasa (23/8) siang. Namun, setelah itu malam harinya sempat hilang komunikasi sekitar pukul 19.00 WIB. Kondisi cuaca saat itu diguyur hujan deras di Pariaman.

"Hingga saat ini belum ada informasi kepastian kapal tersebut karena komunikasi melalui radio dan telepon genggam terputus," ujar Asril, di Pariaman, Kamis (25/8), dikutip dari Antara.

Dia menyebutkan, terdapat 13 anak buah kapal (ABK) di dalam kapal tersebut. Informasi terakhir, kapal itu berada di sekitar perairan Pulau Bando.

"Kemarin ada nelayan asal Pariaman dari Mentawai mengatakan sempat melihat sebuah kapal di sekitar Pulau Bando pukul 02.00 WIB dalam kondisi mengkhawatirkan, sayap kapal sebelah kanan patah," kata Asril.

Akan tetapi, informasi itu belum bisa dipastikan apakah kapal tersebut adalah Saiyo III yang hingga saat ini belum diketahui keberadaannya.

Selain itu, Kapal Saiyo II juga mengalami musibah setelah diterjang badai pada Selasa malam di sekitar perairan Pantai Tiku, Kabupaten Agam. Kapal yang dinakhodai oleh Sidal (47) tersebut mengalami rusak ringan, tapi berhasil selamat setelah satu jam menempuh ombak badai.

"Kapal tersebut berhasil selamat dan sekarang bersandar di Pulau Tangah, dengan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 7 juta," sebutnya.

Kepala Seksi (Kasi) Identifikasi Pendataan dan Pemulihan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Rita mengatakan, saat ini pihaknya belum bisa mengirimkan personel untuk melacak dan mencari keberadaan kapal tersebut karena terkendala cuaca ekstrem.

"Cuacanya sangat buruk, jika dipaksakan bisa berdampak fatal bagi tim," tandas Rita.

Baca juga:
Semua korban kapal tenggelam ditemukan, pencarian disetop
Empat korban perahu tenggelam ditemukan sudah tewas
Perahu tenggelam yang tewaskan 10 orang tak dilengkapi pelampung
Perahu pompong berisi 16 penumpang tenggelam akibat cuaca buruk
5 Kapal TNI AL diterjunkan cari korban perahu pompong yang tenggelam
Kapal pompong di Tanjung Pinang tenggelam, 10 orang tewas

(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.