Cuaca buruk, Kapal Agung Samudra kandas di selat Bali
Seluruh penumpang KMP Agung Samudra XVIII berhasil dievakuasi.
Cuaca buruk kembali menerpa perairan selat Bali, Sabtu (3/6) malam. Setelah sebelumnya dua kapal kandas, kini giliran KMP Agung Samudra XVIII kandas.
Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol AA Gede Arka dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Arka menuturkan, seluruh penumpang KMP Agung Samudra XVIII berhasil dievakuasi.
"Kejadiannya semalam jelang dini hari kapal tersebut sudah bisa keluar dari tempat kandas dan sandar di dermaga LCM Gilimanuk untuk bongkar muatan," kata Arka, Minggu (4/6).
KMP Agung Samudra XVIII kandas di perairan dangkal dekat lampu mercusuar atau sekitar 300 meter dari dermaga LCM pelabuhan Gilimanuk. Kapal yang dinahkodai oleh Suwoko, asal Jawa Timur memuat 13 orang ABK, 18 orang penumpang, 2 unit truk tronton, 1 unit truk besar dan 4 unit truk sedang, 3 unit mobil pribadi serta 1 unit sepeda motor. KMP tersebut berlayar dari pelabuhan Ketapang menuju pelabuhan Gilimanuk.
Arka menceritakan, saat hendak bersandar di dermaga LCM Gilimanuk, tiba-tiba arus dan gelombang meninggi disertai angin kencang. Akhirnya kapal tersebut terseret arus hingga 300 meter dari dermaga LCM Gilimanuk, lalu kandas di perairan dangkal dekat lampu merah atau mercusuar dan tersangkut di karang.
Nahkoda saat itu berusaha keluar dari perairan dangkal namun gagal. Sejumlah awak kapal pun kemudian dievakuasi.
Baca juga:
Cuaca buruk di Selat Bali, Kapal Karya Maritim III kandas
2 Kapal angkut puluhan penumpang & kendaraan tabrakan di Selat Bali
KSOP sangkal KM Marina Srikandi terbalik lantaran bocor
KM Marina Srikandi tenggelam, banyak aktivitas ilegal di Karangasem?
Kapal tenggelam bawa turis asing di Bali tak pedulikan keselamatan
Sebelum tenggelam, Nakhoda KM Marina cuek walau tahu kapal bocor