2 Kapal angkut puluhan penumpang & kendaraan tabrakan di Selat Bali
Merdeka.com - Kecelakaan laut kembali terjadi di Selat Bali yang menghubungkan pelabuhan Ketapang Banyuwangi dengan Pelabuhan Gilimanuk Bali. Peristiwa itu terjadi Minggu (14/5) pukul 23.00 WITA, antara dua kapal motor penumpang (KMP). Insiden ini menyebabkan pelayaran di Selat Bali sempat terganggu semalaman. Dua KMP yang terlibat kecelakaan masing-masing KMP Tunu Pratama Jaya dan KMP Munic VII.
"Beberapa saksi sudah dimintai keterangan. Saat ini kasusnya masih dalam proses penyidikan," kata Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak Asooai, Senin (15/5).
Menurut keterangan sejumlah petugas Pelabuhan Gilimanuk, awalnya KMP Munic VII bergerak dari dermaga LCM Gilimanuk menuju dermaga LCM Ketapang, Banyuwangi sekitar pukul 22.30 WITA. Baru sampai di dekat lampu merah dermaga, bertabrakan dengan KMP Tanu Pratama Jaya yang hendak sandar di Dermaga LCM Gilimanuk.
KMP Tanu Pratama Jaya yang dinakodai M Pandu K asal Banyuwangi dikabarkan memuat 21 unit kendaraan, dan masih dilakukan pendataan oleh petugas pelabuhan.
Sementara KMP Munic yang dinahkodai Duajah Wira Putra asal Banyuwangi memuat 20 unit kendaraan, di antaranya empat tronton, lima truk besar, empat truk sedang, empat mobil pribadi dan tiga sepeda motor serta 33 penumpang.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun kedua KMP yang terlibat tabrakan tersebut dikabarkan mengalami kerusakan ringan dan tidak sampai terjadi kebocoran yang berdampak tenggelamnya kapal.
Saat ini kedua kapal yang terlibat kecelakaan tersebut diparkir di dermaga LCM Gilimanuk sehingga hanya satu dermaga LCM yang bisa difungsikan untuk bongkar muat.
Sementara itu pihak otoritas Pelabuhan Gilimanuk belum bisa dikonfirmasi terkait insiden tabrakan dua kapal ini. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya