LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Cerita polisi cilik Papua Barat beraksi di Istana

Para pocil ini menunjukkan keterampilan mereka dalam baris-berbaris di halaman gedung Korlantas.

2016-08-18 18:21:34
Polisi
Advertisement

Sebanyak 50 polisi cilik (pocil) dari Papua Barat yang tampil di Istana Merdeka pada Rabu (17/8), dibawa ke gedung Korlantas Polri, Jakarta, Kamis (18/8). Di hadapan Kakorlantas Polri dan jajaran Korlantas, para pocil ini menunjukkan keterampilan mereka dalam baris-berbaris di halaman gedung Korlantas.

Usai baris-berbaris, pocil dibawa ke ruang NTMC untuk melihat pelaksanaan siaran yang dilakukan di salah satu stasiun televisi swasta. Setelah itu puluhan pocil tersebut dibawa berkeliling ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sebelum kembali pulang ke Papua Barat.

Sementara Komandan Pocil, Julius (12) mengatakan sangat senang mendapatkan kesempatan tampil di hadapan Presiden Joko Widodo pada peringatan HUT Kemerdekaan RI. "Sangat senang," kata Julius.

Dia pun mengaku bercita-cita untuk menjadi polisi ketika kelak ia dewasa. "(Ingin jadi) polisi karena bisa mengatur lalu lintas," kata bocah asal Papua itu.

Sementara itu, Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengharapkan menjelang dewasa para pocil itu menjadi pribadi yang kuat, tangguh serta siap berkompetisi dengan anak-anak lain.

"Di NTMC, para pocil diberi tas dan buku untuk belajar," kata Agung.

Menurut Agung, pocil adalah program yang digagas oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Ini juga merupakan kebijakan dari Kemendikbud dimana dikenal dengan pendidikan anak usia dini (PAUD) dimulai dari TK, SD hingga SMP.

"Mereka masuk menjadi pocil tidak sembarangan, ada seleksinya dulu. Kemudian setelah diseleksi, yang terpilih akan dilatih," katanya.

Agung mengaku sangat mendorong anak-anak untuk mengikuti program polisi cilik guna menanamkan kedisiplinan dan meningkatkan mentalitas pada anak sejak dini.

"Para pocil ini dilatih kedisiplinan, dilatih tanggung jawab, diberikan pengetahuan tentang kepolisian khususnya tentang pengaturan lalu lintas," kata Agung.

Baca juga:
Aipda Sudarsa diduga dibunuh, polisi kesulitan cari alat bukti
Diduga dibunuh, Aipda Wayan Sudarsa tergeletak di Pantai Legian
Aksi Brimob buru jejak kelompok Mujahiddin Indonesia Timur di Poso
Tidak disiplin, enam anggota polisi di Aceh dipecat
Bertualang demi melucuti senpi Suku Anak Dalam dan Talang Mamak
Terobos perbatasan, tentara Malaysia baku hantam dengan polisi
Dua polisi berkelahi karena masalah selingkuh diperiksa Propam

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.