LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Cerita keluarga korban tragedi Trisakti bertemu Prabowo Subianto

Menurut RM Awangga, pertemuan itu merupakan undangan dari Prabowo Subianto.

2014-05-13 03:31:00
Pelanggaran HAM
Advertisement

Bakal calon presiden Partai Gerindra Prabowo Subianto diam-diam sudah bertemu dengan beberapa keluarga korban tragedi Trisakti pada Sabtu (9/5) lalu. Salah satunya, yakni keluarga Elang Mulya Lesmana. Elang sendiri merupakan korban tewas dari kekejaman Mei 1998 silam.

Baca berita Prabowo Subianto di Liputan6.com

Adik Elang, RM Awangga menceritakan soal pertemuannya dengan mantan Danjen Kopassus tersebut. Menurutnya, pertemuan itu berlangsung di Hotel Grand Hyatt, Jakarta Pusat, merupakan undangan dari Prabowo. Namun, Awangga tidak menjelaskan pasti isi pertemuan tersebut.

"Ya enggak jauh dari silaturahmi saja dengan keluarga korban tragedi Trisakti 98. Kebetulan dapat kesempatan bertemu dengan dia (Prabowo). Pertemuan dalam suasana santai. Dia bilang terima kasih sudah datang. Pertemuan saat itu paling hanya setengah jam," kata Awangga saat dihubungi merdeka.com, Senin (12/5) malam.

Secara pribadi, kata Awangga, sosok Prabowo di matanya merupakan tokoh yang nasionalis. Dia juga melihat sosok Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra tersebut mempunyai arah yang jelas dalam menangani masalah bangsa.

"Saya sebelum-sebelumnya secara pribadi melihat Pak Prabowo merupakan tokoh nasionalis lah. Dia mempunyai visi misi dan programnya jelas. Serius ingin membenahi negara ke arah yang lebih baik. Dan yang paling penting tahu permasalahan bangsanya sendiri," jelasnya.

Tidak hanya itu, dalam pertemuan tersebut, Awangga mengaku sempat menitipkan pesan kepada Prabowo. "Negara kita negara agraris, semoga Indonesia ke depannya lebih baik, lebih bermartabat. Ya minimal se-Asia dulu."

Selain itu, ketika disinggung soal dugaan keterlibatan Prabowo dalam kerusuhan Mei 1998 itu, Awangga punya pandangannya sendiri. Dia melihat sosok mantan Pangkostrad itu hanya menjadi korban atas peristiwa tersebut.

"Menurut saya, dia yakin ada campur tangan ada pihak luar. Dia dijadikan korban, kalau dari pandangan saya. Apalagi posisi dia sangat strategis, ya Pangkostrad waktu itu" ucapnya.

Awangga tak menampik bila disebut memberi dukungan kepada Prabowo untuk Pilpres 9 Juli mendatang. Sebab, sebagai lulusan Trisakti, dirinya yakin dalam kasus Mei 98 itu merupakan peristiwa yang dirancang oleh rezim berkuasa kala itu.

"Untuk dukungan itu (Prabowo capres) dari saya pribadi. Karena beliau punya program yang jelas dan nyata untuk bangsa ini," ungkapnya.

"Nyatanya 16 tahun sudah enggak ada cerita lagi sekarang. Kalau menurut pandangan saya pribadi, (pelanggaran) HAM 98 itu adalah otoritas rezim yang berkuasa pada saat itu," tambah dia.

Informasi yang dihimpun merdeka.com, selain keluarga Elang, dalam pertemuan yang difasilitasi Forum Alumni dan Mahasiswa Trisakti itu juga dihadiri orang tua dari korban tragedi Trisakti lainnya, yakni Hery Hartanto, dan Hendriawan Lesmana. Sedangkan, Prabowo didampingi oleh Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadokusumo, Wakil Ketua Fadli Zon, Wakil Sekjen Sudaryono dan Koordinator Prabowo Media Center Budi Purnomo Karjodihardjo.

Seperti diketahui, Elang merupakan salah satu dari empat mahasiswa Trisakti yang tewas tertembak aparat saat berunjuk rasa tuntut Soeharto mundur dari kursi Presiden. Prabowo yang kala itu menjabat sebagai Pangkostrad disebut-sebut menjadi orang yang harus bertanggungjawab atas peristiwa tersebut.

Baca juga:
Alumni tegaskan Trisakti tak dukung capres manapun
'HAM bukan isu 5 tahunan, tapi proses panjang menuntut keadilan'
Mengenang 16 Tahun tragedi Trisakti 1998
Mahasiswa Banten minta Wiranto & Prabowo tanggung jawab kasus 98
Jokowi desak dalang kasus Tragedi Trisakti ditangkap

Advertisement
(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.