Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Alumni tegaskan Trisakti tak dukung capres manapun

Alumni tegaskan Trisakti tak dukung capres manapun Deklarasi alumni Trisakti dukung Prabowo. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Alumni Trisakti yang tergabung dalam Komite Trisakti Menggugat menegaskan kampus biru ini tak mendukung capres manapun. Dan menolak Trisakti dijadikan komoditas politik jelang Pilpres.

Ketua Komite Trisakti Menggugat, Arya Palguna mengatakan peringatan tragedi Trisakti 12 Mei pada hari ini, dijadikan moment penting untuk menagih janji pemerintah untuk menuntaskan peristiwa berdarah tahun 1998.

"Aksi dukung mendukung capres yang mengatasnamakan Trisaksi membuat komponen kampus kami seolah terpecah. Untuk itu kami menolak keras. Kami tegaskan kami tidak mendukung capres A atau capres B," kata Arya di Kampus STMT Trisakti, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (12/5).

Menurut Arya, komite yang terdiri dari sejumlah aktivis 98 dan alumni Universitas Trisakti ini, menyesalkan pernyataan sikap segelintir alumnus yang mengusung Prabowo Subianto sebagai capres.

Pengusungan Prabowo yang notabene sering disebut salah satu aktor yang bertanggung jawab atas tragedi berdarah sebagai capres malah mencoreng peringatan tragedi Trisakti di tahun ini.

"Perjuangan kami belum tuntas, ini malah beredar nama kabinet Trisaksi," ujar Arya.

Arya memperingati seluruh komponen Trisakti agar tidak terjebak dalam upaya oknum-oknum tertentu yang mengambil keuntungan sesaat. Apalagi, pada peringatan tragedi di tahun ini bertepatan dengan tahun politik dan menjelang pemilihan presiden.

"Ini yang harus kami cegah agar masalah ini tidak terus berkepanjangan," tuturnya.

Sebelumnya, Forum Alumni dan Mahasiswa Trisakti menyatakan dukungannya kepada Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai capres di Pilpres 9 Juli mendatang. Namun, pihaknya tetap menuntut kasus Trisakti 12 Mei 1998 merupakan harga mati yang harus diselesaikan.

Pada kasus tersebut banyak sosok yang diidentifikasi terlibat. Tetapi, menurutnya, hanya Prabowo yang berani menyatakan untuk menyelesaikan.

"Kasus 12 Mei itu banyak yang diidentifikasikan, tidak hanya Prabowo. Namun hanya Prabowo yang konsisten untuk menyelesaikan ini, bahkan di depan kita dan orangtua korban dia pernah bersumpah di atas Al Quran menyatakan dia tidak terlibat," kata salah satu Aktivis Trisakti, Todotua, saat acara 'Deklarasi Forum Alumni dan Mahasiswa Trisakti untuk Mendukung Bapak H Prabowo Subianto sebagai Presiden RI' di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (10/5).

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP