Butuh inkubator, kembaran bayi Dera dirujuk ke RSUD Tarakan
"Semoga tidak terjadi apa-apa dengan Dara," kata Elias.
Kembaran Dera Nur Anggraini, Dara, Minggu (17/2) langsung dirujuk ke RSUD Tarakan Jakarta Pusat. Dara harus mendapatkan perawatan secara intensif dan memerlukan inkubator karena kondisinya belum sepenuhnya sehat.
"Semoga tidak terjadi apa-apa dengan Dara," kata ayah Dara, Elias Setya Nugroho kepada merdeka.com, Senin (18/2).
Dera dan Dara adalah bayi kembar dari pasangan Elias dan Lisa Darawati. Keduanya lahir di Rumah Sakit Zahira. Namun Dera tidak berumur panjang dan meninggal Sabtu (16/2) lalu.
Dera yang lahir secara prematur meninggal akibat mengalami masalah dengan pernapasan karena ada kelainan pada kerongkongannya. Karena di Rumah Sakit Zahira tidak mempunyai alat memadai, dokter di rumah sakit tersebut menyarankan agar di rujuk ke rumah sakit lain.
Sebelum Dera meninggal, Elias sebenarnya sudah berusaha mencari rumah sakit rujukan lain. Ke RSCM, Fatmawati dan Rumah Sakit Harapan Kita, tapi tak ada satu pun rumah sakit itu menerima Dera.
"Sekarang tinggal adiknya. Karena ini lahiran kembar ya. Adiknya bernama Dara. Sekarang sudah dirujuk ke Rumah Sakit Umum (RSUD) Tarakan (Jakarta)," ujarnya.
Baca juga:
Ada 10 rumah sakit yang tolak bayi Dera hingga meninggal
Jokowi: 5 RS yang tolak bayi Dera memang lagi penuh
Wanda Hamidah: Kasus bayi Dera ini tragedi kemanusiaan
Kasus bayi Dera, program kesehatan ala Jokowi dipertanyakan
3 RS bantah tolak bayi Dera karena Kartu Jakarta Sehat
AM Fatwa: Kasus bayi Dera, Jokowi harus evaluasi program KJS