Bupati ditangkap BNN jadi bahan gunjingan warga Ogan Ilir
Mayoritas warga menyesalkan perilaku buruk bupatinya tersebut.
Tertangkapnya Bupati Ogan Ilir, Ahmad Wazir Noviadi alias Ovi oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkoba, Minggu (13/3) malam, menjadi gunjingan warga Indralaya, Ogan Ilir. Sebagian warga kaget mendengar pemimpinnya terlibat dalam aksi tindak pidana.
Zahairin (38), warga Indralaya, Ogan Ilir, mengaku mendapat kabar tersebut pagi tadi dari keluarganya yang tinggal di Palembang. Dia mengaku awalnya tidak percaya dengan informasi tersebut.
Namun, saat belanja ke pasar yang tak jauh dari rumahnya, Zahairin mendengar obrolan warga terkait penangkapan bupati yang belum genap sebulan dilantik itu.
"Orang pasar semua ngomongin Pak Ovi ditangkap karena sabu. Ada yang menggunjing ada juga yang kasihan. Jadi heboh orang sepasar," ungkap Zahairin saat dihubungi merdeka.com, Senin (14/3).
Mayoritas warga menyesalkan perilaku buruk bupatinya tersebut. Ulahnya itu secara tidak langsung merusak nama baik daerah dan tatanan demokrasi.
"Ya dia (Ovi) baru dilantik tapi sudah buat begitu. Mau dibawa kemana Ogan Ilir kalo dipimpin orang seperti itu. Coba tidak menang pilkada kemarin, jadi bisa aman," ujarnya.
Pernyataan yang sama juga diungkapkan Hermawan (40), warga setempat. Dia meminta pihak berwajib mengusut tuntas kasus ini dengan menangkap pejabat-pejabat Ogan Ilir yang diduga ikut terlibat.
"Kalau bupatinya seperti itu tidak mungkin anak buahnya atau pejabat lain bersih. Bisa jadi makai narkoba juga. Harus diusut juga," kata dia.
Baca juga:
Ini profil Bupati Ogan Ilir yang diciduk BNN saat pesta sabu
Saat BNN gerebek Bupati Ogan Ilir, sejumlah orang mencoba kabur
Anaknya dibawa BNN ke Jakarta, eks Bupati Ogan Ilir ikut berangkat
Konsumsi sabu, Bupati Ogan Ilir sudah lama ditarget BNN
Hendak menikah bulan depan, Bupati Ogan Ilir kini tersangka narkoba
Menteri Yuddy: Bupati Ogan Ilir pasti dipecat kalau terbukti narkoba
Bupati Ogan Ilir ditangkap saat pesta sabu di rumahnya kader PDIP?