Bupati Ciamis Soroti Peran Guru Penting dalam Cegah Perundungan di Sekolah
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menekankan pentingnya peran guru sebagai tempat cerita siswa untuk mencegah perundungan di sekolah, memastikan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menyoroti peran krusial guru dalam upaya pencegahan perundungan dan kekerasan di lingkungan sekolah. Beliau menekankan bahwa guru harus menjadi figur nyaman dan aman bagi siswa untuk berbagi cerita.
Komunikasi terbuka antara siswa dengan guru atau orang tua merupakan kunci utama penanganan masalah. Ini memungkinkan permasalahan negatif, termasuk perundungan, dapat teratasi secara cepat dan efektif. Momentum Hari Pendidikan Nasional yang diperingati pada Sabtu, 2 Mei 2026, dijadikan pengingat akan pentingnya perlindungan anak dari berbagai bentuk kekerasan.
Fokus utama adalah menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari kekerasan, pelecehan seksual, serta perundungan. Bupati Herdiat menyerukan agar semua pihak, bukan hanya pendidik, turut bertanggung jawab dalam menjaga anak-anak di Kabupaten Ciamis.
Guru sebagai Ruang Aman Berbagi Cerita
Herdiat Sunarya menegaskan bahwa guru di setiap jenjang pendidikan harus mampu menjadi tempat siswa berekspresi dan bercerita. Ini krusial agar siswa merasa nyaman dan aman dalam mengungkapkan pengalaman mereka, terutama terkait perundungan atau kekerasan. Komunikasi yang baik akan mempercepat penanganan masalah yang mungkin timbul.
"Harus benar-benar mampu menjaga dan mengajak anak-anak kita untuk selalu berkomunikasi, sehingga anak-anak bisa selalu curhat atau 'sharing', baik pada orang tua maupun gurunya dari apa yang dialami dan dilakukan, sehingga hal negatif tersebut betul-betul teratasi," ujar Herdiat.
Pentingnya peran guru ini tidak hanya terbatas pada pencegahan. Guru juga diharapkan dapat mendeteksi dini tanda-tanda perundungan dan mengambil tindakan preventif. Menciptakan iklim sekolah yang suportif menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen pendidikan.
Dengan demikian, siswa tidak akan merasa sendirian menghadapi masalah. Mereka memiliki saluran yang aman untuk mencari bantuan dan dukungan. Hal ini sangat vital untuk kesejahteraan psikologis dan fisik anak-anak di sekolah.
Tanggung Jawab Bersama dalam Perlindungan Anak
Bupati Ciamis menyoroti kondisi kekerasan, pelecehan seksual, dan perundungan terhadap anak-anak di Kabupaten Ciamis yang memerlukan perhatian serius. Isu ini tidak hanya menjadi tugas guru, tetapi juga seluruh masyarakat Ciamis untuk aktif terlibat dalam perlindungan anak.
"Saya berharap bukan hanya tugas dan perhatian bapak ibu unsur pendidik atau guru saja, tetapi ini adalah tanggung jawab kita semua, seluruh masyarakat Ciamis," kata Herdiat.
Peran aktif semua elemen masyarakat diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masa depan anak-anak. Menjaga anak-anak dari kekerasan fisik, pelecehan seksual, dan perundungan adalah investasi penting untuk generasi penerus.
Upaya pencegahan dan penanganan cepat dapat terwujud dengan menciptakan ruang aman bagi anak-anak. Ini termasuk memastikan bahwa lingkungan sekolah, baik negeri maupun swasta, bebas dari segala bentuk kekerasan.
Sumber: AntaraNews