LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Bupati Bogor Imbau Kepala Dinas Sumbang Gaji untuk Penanganan Corona

Ade mengaku keberatan jika seluruh ASN dipotong gajinya untuk penanganan Corona. Karena, tidak semua ASN memiliki pendapatan di atas rata-rata, terutama mereka yang hanya staf biasa atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

2020-03-31 05:04:00
Corona di Indonesia
Advertisement

Bupati Bogor, Ade Yasin mengaku diminta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk mengimbau para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bogor menyumbang sebagian gajinya untuk penanganan Corona Virus (Covid-19).

Permintaan itu dilayangkan Ridwan Kamil saat melakukan teleconference dengan Ade Yasin di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (30/3).

Namun, Ade mengaku keberatan jika seluruh ASN dipotong gajinya untuk penanganan Corona. Karena, tidak semua ASN memiliki pendapatan di atas rata-rata, terutama mereka yang hanya staf biasa atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Advertisement

"Paling kita imbau mereka yang pangkatnya sudah eselon II atau setara kepala dinas/badan. Kan ada iuran Korpri juga. Paling itu kita pakai kalau sudah mendesak," kata Ade.

Ade menegaskan roda pemerintahan harus berjalan menggunakan APBD. Baik untuk pembangunan dan penanganan Corona.

"Kami sudah siapkan Rp80 miliar dari APBD untuk penanganan Covid-19. Posnya dari Belanja Tidak Terduga (BTT) sisa bencana Sukajaya dan pergeseran anggaran perjalanan dinas lainnya," kata dia.

Advertisement

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto meminta Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor segera mengajukan pergeseran anggaran tahun berjalan APBD 2020.

"Segera ajukan. Kami siap menyetujui. Kan anggaran pelatihan, perjalanan dinas maupun kunjungan kerja DPRD bisa digeser. Toh hotel-hotel sudah pada tutup juga. Itu besar anggarannya bisa ratusan miliar," kata Rudy.

Baca juga:
Virus Corona Buat Industri Wisata Gunung Kehilangan Omzet Rp298 Miliar
Wabah Corona di Indonesia, PKPI Tak Masalah Jika Pilkada 2020 Ditunda
Sri HB X Minta Jokowi Buka Data Zona Merah Persebaran Virus Corona
1.322 Warga Kaltim Ikut Ijtima Ulama Gowa, Peserta Paling Banyak Asal Samarinda
Bawaslu Kendal Nonaktifkan 346 Panwas Pilkada 2020
5 Negara dengan Kasus Kematian Tertinggi Akibat Covid-19, China Bukan Nomor 1

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.