LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Buntut Tewasnya 2 Siswa saat MOS, SMA Semi Militer Palembang Terancam Ditutup

"Kita jangan gegabah, tunggu hasil kolaborasi investigasi tim. Tapi jika memang benar ini (ada) pelanggaran institusi, saya tutup SMA Taruna," tegas Deru.

2019-07-30 19:19:52
Siswa Tewas Saat MOS
Advertisement

Gubernur Sumsel Herman Deru mengancam akan menutup operasional SMA Semi Militer Plus Taruna Indonesia Palembang jika terbukti melanggar institusi. Hal ini imbas dari tewasnya dua siswa barunya saat mengikuti masa orientasi siswa (MOS) belum lama ini.

Menurut Deru, hasil investigasi dari tim yang dibentuknya telah keluar. Hanya saja, dia masih enggan membeberkannya ke publik.

"Hasilnya sudah ada, tapi belum saya baca secara keseluruhan," ungkap Deru, Selasa (30/7).

Advertisement

Selanjutnya, Pemprov Sumsel akan memanggil sejumlah pihak, seperti TNI, Polri, dan Dewan Pendidikan, untuk mempelajari hasil investigasi tersebut. Diakuinya, ada beberapa temuan baru di lapangan dan nantinya akan dicocokkan dengan fakta penyelidikan dan penyidikan polisi.

"Kita jangan gegabah, tunggu hasil kolaborasi investigasi tim. Tapi jika memang benar ini (ada) pelanggaran institusi, saya tutup SMA Taruna," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, siswa SMA Semi Militer Plus Taruna Indonesia Palembang, DBJ (14) tewas saat mengikuti mengikuti Masa Orientasi Siswa (MOS), Sabtu (14/7). Dia mengalami luka memar di kepala dan dada.

Advertisement

Polisi yang menerima laporan dugaan penganiayaan langsung melakukan penyelidikan. Alhasil, seorang pembina MOS, Obby Frisman Arkataku (24) ditetapkan sebagai tersangka yang diduga menjadi pelaku penganiayaan.

Selain DBJ, siswa lain, WJ juga jatuh sakit saat mengikuti MOS. Dia harus menjalani operasi karena ususnya terlilit. Kondisi kesehatannya memburuk dan harus dipindahkan ke rumah sakit lain. Setelah enam hari dirawat, WJ akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di RS Charitas Palembang, Jumat (19/7) malam.

Baca juga:
Praperadilan Kasus Tewasnya SMA Semi Militer di Palembang Digelar Akhir Juli
Kepala SMA Semi Militer di Palembang jadi Saksi Kunci Kasus Penganiayaan Siswanya
Kasus Dugaan Penganiayaan, Kepala SMA Semi Militer Ngaku Tak Tahu Ada Pemukulan
Tangkal Pelaku Pedofilia, Polrestabes Surabaya Gencar Beri Penyuluhan ke Sekolah
Polisi Segera Tetapkan Tersangka Lain Penganiaya Peserta MOS SMA Semi Militer
Tersangka Penganiaya Siswa SMA Semi Militer di Palembang Ajukan Praperadilan

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.