LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

BPOM dan Unhas Sinergi Jaga Keamanan Pangan, Cetak Agen Edukasi Masyarakat

BPOM dan Universitas Hasanuddin (Unhas) bersinergi dalam menjaga keamanan pangan, mencetak agen edukasi dari mahasiswa untuk perlindungan konsumen dan peningkatan kesadaran masyarakat.

Minggu, 07 Jun 2026 11:01:09
bpom
BPOM dan Universitas Hasanuddin (Unhas) bersinergi dalam menjaga keamanan pangan, mencetak agen edukasi dari mahasiswa untuk perlindungan konsumen dan peningkatan kesadaran masyarakat. (AntaraNews)
Advertisement

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama Universitas Hasanuddin (Unhas) memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan pangan di Indonesia. Kolaborasi ini berfokus pada pencetakan agen edukasi dari kalangan mahasiswa untuk memberikan perlindungan optimal kepada konsumen. Upaya ini dilakukan di Makassar, Minggu (7/6), sebagai bagian dari komitmen bersama.

Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar, Yosef Dwi Irwan, menjelaskan bahwa program edukasi dan pendampingan ini melibatkan mahasiswa sebagai garda terdepan. Mereka berperan penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai urgensi pangan yang aman dan bermutu. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan pangan yang lebih sehat dan terpercaya.

Inisiatif strategis ini bertujuan untuk memperluas budaya keamanan pangan di tengah masyarakat luas. Selain itu, sinergi ini juga berupaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) pangan olahan. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta ekosistem pangan yang lebih berdaya saing dan terlindungi dari risiko.

Mahasiswa sebagai Garda Terdepan Keamanan Pangan

Mahasiswa Universitas Hasanuddin kini dilatih secara intensif untuk menjadi fasilitator keamanan pangan yang kompeten. Mereka akan bertugas memberikan edukasi serta pendampingan langsung kepada masyarakat dan pelaku usaha di berbagai daerah. Peran ini krusial dalam menyebarkan informasi penting tentang praktik pangan yang aman.

Advertisement

Yosef Dwi Irwan menegaskan bahwa perguruan tinggi merupakan mitra strategis yang tak terpisahkan dalam mendukung inovasi. Kolaborasi ini juga memperkuat pengawasan obat serta makanan di seluruh wilayah. Keterlibatan akademisi sangat penting untuk pengembangan kebijakan yang berbasis riset.

Melalui kolaborasi erat antara akademisi, pemerintah, dan dunia usaha, hasil riset dapat diimplementasikan secara efektif. Program pemberdayaan yang dihasilkan diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat. Ini adalah langkah nyata dalam membangun kesadaran kolektif.

Advertisement

Kolaborasi BPOM-Unhas dalam Program Edukasi Inovatif

Universitas Hasanuddin telah aktif terlibat dalam berbagai program unggulan yang diinisiasi oleh BPOM. Salah satunya adalah Program SAPA Kampus Berdampak, yang bertujuan untuk memperluas jangkauan edukasi keamanan pangan. Selain itu, KKN Tematik Keamanan Pangan juga menjadi wadah penting bagi mahasiswa.

Dalam program-program tersebut, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran akademik yang mendalam. Mereka juga memiliki kesempatan untuk terjun langsung ke masyarakat sebagai agen perubahan yang nyata. Peran ini meliputi edukasi warga tentang keamanan pangan dan pendampingan usaha pangan olahan.

Mahasiswa juga turut membantu proses perizinan usaha bagi pelaku UMKM, memastikan produk mereka memenuhi standar. Ini adalah bentuk kontribusi konkret dalam membangun kapasitas ekonomi lokal. Kolaborasi ini menciptakan jembatan antara teori dan praktik di lapangan.

Membangun Ekosistem Pangan Aman dan Berdaya Saing

Sebelumnya, BPOM dan Unhas telah menjalin kerja sama melalui serangkaian program edukasi keamanan pangan yang berkelanjutan. Program ini juga mencakup pendampingan intensif bagi usaha mikro pangan olahan. Tujuannya adalah untuk memastikan produk yang beredar aman dikonsumsi.

Kolaborasi yang telah terjalin ini melibatkan puluhan mahasiswa dan pelaku usaha dari berbagai sektor. Keterlibatan mereka merupakan bagian integral dari upaya besar untuk membangun ekosistem pangan yang aman. Ekosistem ini juga diharapkan sehat dan memiliki daya saing tinggi di pasar.

Dengan adanya sinergi yang kuat antara lembaga pemerintah dan institusi pendidikan, diharapkan tercipta kesadaran kolektif. Masyarakat akan semakin memahami pentingnya memilih dan mengonsumsi pangan yang aman. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan dan kesejahteraan bangsa.

Advertisement

Sumber: AntaraNews

Berita Terbaru
  • Bandung Angklung City Festival 2026: Ratusan Musisi Meriahkan Kolaborasi Budaya
  • BPOM dan Unhas Sinergi Jaga Keamanan Pangan, Cetak Agen Edukasi Masyarakat
  • Indonesia Ajak Rusia Berinvestasi dalam Proyek Kereta Api RI-Rusia Strategis Nasional
  • ICCD Tegaskan Pentingnya Sistem Ekonomi Islam Berbasis Keadilan untuk Pembangunan Berkelanjutan
  • Unpatti Ajak Mahasiswa Perluas Pilihan Karier Non-ASN di Sektor Swasta dan Industri
  • bpom
  • edukasi pangan
  • keamanan pangan
  • konten ai
  • mahasiswa
  • makassar
  • merdekaantara
  • pangan aman
  • perlindungan konsumen
  • sinergi
  • umkm pangan
  • unhas
Artikel ini ditulis oleh
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.