BPOM Aceh temukan apel diduga mengandung lilin
Kandungan lilin ini digunakan agar apel bisa bertahan lama dan terlihat indah dan berkilab.
Belakangan ini banyak ditemukan apel jenis Granny Smith dan Gala dari Amerika diduga terjangkit bakteri listeria monocytogenes.
Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Aceh juga menemukan jenis apel yang dilapisi dengan lilin pada kulitnya.
BBPOM menemukan apel tersebut saat meninjau ke pasar buah Peunayong, Banda Aceh, Selasa (27/1), bersama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh dan juga Badan Pertahanan Pangan (BPP) Aceh. BBPOM juga mengambil sampel apel yang diduga dilapisi lilin.
"Ini kita temukan juga ada yang berlilin ini apel," kata Kepala BBPOM Aceh, Syamsuliani di pasar buah Peunayong, Banda Aceh.
Salah seorang petugas dari BBPOM Aceh bahkan sempat menguji mengerok lapisan lilin di apel dengan menggunakan pisau. Hasilnya terlihat jelas ada lapisan putih terkelupas dari kulit luar apel berbagai macam jenis tersebut.
"Ini sangat berbahaya juga, ada terkandung lilin, makanya kalau mau makan apel dicuci dulu atau dikupas kulitnya," imbuhnya.
Sementara itu seorang penjual buah-buahan di Peunayong, Banda Aceh, Zubaili (35) membenarkan semua apel ada lapisan lilin di kulit apel. Kandungan lilin ini digunakan agar apel bisa bertahan lama dan terlihat indah dan berkilat.
"Sudah bertahun-tahun orang menggunakan lilin di kulit apel, selain untuk lebih awet juga agar berkilat, kalau gak ada lilin mana bisa seperti ini," kata Zubaili.
Baca juga:
Pemerintah Aceh minta pedagang tak jual Granny Smith dan Gala
BBPOM Aceh ambil sampel apel diduga terkandung bakteri listeria
Menteri Perdagangan: Apel dari Amerika harus ditarik dari peredaran
Badan Karantina: Masuk Indonesia, Apel dari AS tak kena penyakit
Gerai buah All Fresh cuma impor apel Washington bukan California
Pemerintah Aceh ajak masyarakat konsumsi buah lokal