BPBD Rejang Lebong Siagakan Alat Berat, Pastikan Keamanan Jalur Mudik Lebaran 2026
BPBD Rejang Lebong menunjukkan kesiapan penuh menghadapi Mudik Lebaran 2026 dengan menyiagakan alat berat dan personel untuk mengantisipasi bencana longsor di jalur utama, demi menjamin keamanan pemudik.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menyiagakan alat berat. Langkah ini untuk mengantisipasi potensi bencana tanah longsor di jalur mudik Lebaran 2026 di daerah tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Rejang Lebong, M Budianto, menegaskan langkah ini diambil. Tujuannya adalah menjamin keamanan dan kenyamanan para pemudik yang melintasi jalur penghubung antarprovinsi di wilayah tersebut.
Alat berat berupa satu unit loader dan satu unit ekskavator mini telah disiapkan. Unit ini akan disiagakan di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau, Sumatera Selatan, begitu arus mudik mulai berjalan.
Antisipasi Bencana dan Pengamanan Jalur Krusial
Fokus utama BPBD dalam operasi mudik tahun ini adalah penanganan darurat. Ini mencakup potensi tanah longsor dan pohon tumbang yang kerap terjadi di jalur pegunungan tersebut.
Tim akan mendata kembali lokasi-lokasi yang memiliki potensi longsor tinggi. Titik-titik tersebut juga akan dipasang rambu peringatan agar pemudik lebih waspada dan tidak terjebak.
Meskipun saat ini alat berat masih berada di kantor, BPBD memastikan kesiapsiagaan penuh. Penempatan strategis akan dilakukan saat arus mudik benar-benar dimulai.
Sinergi Tim Terpadu dan Imbauan Kewaspadaan Cuaca
BPBD Rejang Lebong merupakan bagian dari tim terpadu bersama jajaran Polres Rejang Lebong dan unsur terkait lainnya. Selain menyiagakan alat berat, pihaknya juga menerjunkan personel untuk mengisi pos-pos pelayanan di sejumlah titik strategis.
Untuk pengamanan di objek wisata, BPBD hanya akan bersifat monitoring. Setiap pengelola wisata sudah memiliki tim pengawas internal mereka sendiri.
Terkait kondisi cuaca, M Budianto mengimbau masyarakat dan pemudik. Mereka diminta aktif memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Cuaca saat ini masih ekstrem dan sulit diprediksi. Pemudik yang melintasi wilayah Rejang Lebong diminta untuk selalu waspada agar terhindar dari risiko bencana alam yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Sumber: AntaraNews