LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

BNPT soal bahaya Medsos: Orang bisa jadi radikal tanpa tatap muka

Media sosial dinilai memiliki andil dalam penyebaran informasi soal terorisme. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) telah melakukan 'patroli cyber' untuk melakukan pencegahan terhadap paham radikal.

2016-11-24 14:58:09
Media Sosial
Advertisement

Media sosial dinilai memiliki andil dalam penyebaran informasi soal terorisme. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) telah melakukan 'patroli cyber' untuk melakukan pencegahan terhadap paham radikal.

Direktur Bidang Pencegahan BNPT, Brigjen Hamidin menyatakan, media sosial adalah suatu hal tidak dapat dielakan di zaman modern ini. Tidak adanya batas tegas dalam menyaring arus informasi di dunia maya membuat jaringan teroris leluasa berkomunikasi lintas negara.

"Tidak ada batasan tegas antara negara dengan negara, yang ada adalah siapa pandai bermain di dunia maya, maka dia akan menguasai banyak informasi," terangnya dalam acara Focus Group Discussion (FGD) Kemenkopolhukam di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (24/11).

Lebih lanjut dia mengatakan, dunia maya berperan dalam proses radikalisasi dengan cepat. "Orang bisa jadi radikal tidak harus tatap muka, tapi bisa belajar sendiri. Sekarang buat bom pun orang bisa belajar di internet," tambahnya.

Terkait dengan pencegahan, BNPT rutin melakukan pemantauan terhadap situs-situs radikal di dunia maya. "Makanya kita setiap hari memonitor situs-situs radikal segala macam," ungkapnya.

"Maka langkah paling efektif kita harus counter untuk radikal. Kalau bentuk narasi, kita bikin counter narasi. Kalau bentuk propaganda kita bikin counter propaganda," tutup Hamidin.

Baca juga:
Sesmenko Polhukam: Jangan sampai media sosial memecah belah bangsa!
Wakapolri temui Dubes Arab bahas terorisme
Berulang kali Panglima TNI sebut AS dan Australia ancaman bagi NKRI
'Jangan sampai perbedaan dipertajam untuk lakukan tindakan teror'
Kepala BNPT minta duta damai dunia maya diperbanyak

Advertisement
(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.