LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Blanko KTP palsu dicetak di Indonesia lalu dibawa ke Kamboja

Kementerian Dalam Negeri langsung menelusuri isu kartu tanda penduduk eletronik palsu dari Kamboja. Dari hasil penelusuran diketahui E-KTP 'bodong' itu bekas sudah terisi datanya.

2017-02-13 14:25:48
Isu KTP palsu
Advertisement

Kementerian Dalam Negeri langsung menelusuri isu kartu tanda penduduk eletronik palsu dari Kamboja. Dari hasil penelusuran diketahui E-KTP 'bodong' itu bekas sudah terisi datanya.

Agar semakin sempurna lalu diganti data penduduk di halaman pertama (overlay) yang berbeda dengan data asli di dalam chip dan dibuat di Indonesia. Setelah itu dibawa ke Kamboja untuk membikin kesan buatan luar negeri.

"Analisis kami, blangko dicetak di Indonesia, kemudian dibawa ke Kamboja lalu dikirim lagi ke sini untuk mengecoh. Ini untuk mengecoh saja kesannya ada impor," kata Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Zudan Arif Fakrulloh dalam konferensi pers di Kemendagri, Senin (13/02).

Menurut Zudan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) saat ini masih menyelidiki asal E-KTP bekas tersebut. Diketahui pelaku membuat E-KTP itu dengan mengakses server yang sedang rusak dengan mencetak blanko E-KTP.

"Saya minta Disdukcapil untuk menjaga blanko yang rusak. Server kita aman, KTP elektronik palsu dari yang bekas, data dari yang asli bisa terbaca di server," ujar Zudan.

Menurut Zudan, E-KTP yang asli dapat dicocokkan dengan menyamakan fisiknya. Antisipasi agar tidak terjadi lagi, tambah Zudan, adalah dengan menjaga agar jangan sampai KTP yang rusak bisa keluar.

"Kita lihat dengan kecocokan saja bisa kita lihat. Kalau Disdukcapil yang rusak (E-KTP) harusnya dimusnahkan. Sekarang diantisipasi jangan sampai yang rusak keluar ," paparnya.

Baca juga:
Kemendagri soal 36 KTP palsu: Risiko politik rendah, hukuman besar
Penjelasan Kemendagri soal puluhan KTP palsu dari Kamboja
Kapolda Metro tegaskan 36 KTP palsu dari Kamboja tak terkait Pilgub
Komisi II DPR minta kasus temuan e-KTP palsu ditangani serius
Bea Cukai sebut 36 KTP dari Kamboja pakai identitas palsu
DPR yakin 36 e-KTP dari Kamboja bukan untuk kecurangan Pilkada
Polri siap terima bola dari Bea Cukai soal puluhan KTP dari Kamboja

Advertisement
(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.