Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Komisi II DPR minta kasus temuan e-KTP palsu ditangani serius

Komisi II DPR minta kasus temuan e-KTP palsu ditangani serius Ilustrasi DPR. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Komisi II DPR Lukman Edy, meminta penanganan perkara dugaan pemalsuan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) dilakukan secara serius. Kasus ini terungkap saat 36 cetakan e-KTP dikirim dari Kamboja ke Jakarta pada Jumat (3/2) kemarin, melalui Bandara Soekarno-Hatta dengan perusahaan jasa titipan, Fedex.

"Ini sudah tentang pemalsuan dokumen. Diduga kuat ini masif. Jadi harus serius diselesaikannya," kata Lukman dalam diskusi tentang 'Bersatu Dalam Pilkada' di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (11/2).

Lukman menuturkan, berdasarkan penelusurannya di lapangan, aparat tidak merespon cepat kasus tersebut. Di samping itu, pemerintah tidak menyampaikan secara cepat adanya perkara dugaan pemalsuan e-KTP kepada masyarakat.

"Saya yang pertama kali melakukan sidak ke Bea dan Cukai begitu muncul kasus ini. Saya lalu tanya, ada polisi atau enggak? Mereka bilang belum ada polisi. Lah ini bagaimana?" ucapnya.

Karena kurang cepatnya respon pemerintah dan pihak kepolisian, informasi bohong kembali mewarnai media sosial. Dugaan pemalsuan e-KTP ini bahkan dimanfaatkan sejumlah pihak untuk menyerang pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.

"Yang soal begini jangan kami-kami ini dianggap mengada-ada. Harus dibuka dong secara jelas supaya transparan, informasi itu hoax atau bukan. Jangan malah ditutup-tutupi," pungkas Lukman.

(mdk/ang)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP