Bima Sakti Resmi Jadi Pelatih Persela Lamongan, Targetkan Kembali ke Liga 1 Musim 2025-2026
Mantan pemain dan pelatih timnas Indonesia, Bima Sakti, resmi ditunjuk sebagai pelatih Persela Lamongan untuk Liga Championship 2025-2026, membawa harapan baru.
Manajemen Persela Lamongan secara resmi mengumumkan penunjukan Bima Sakti sebagai pelatih baru tim berjuluk Laskar Joko Tingkir. Mantan pelatih dan pemain tim nasional Indonesia ini akan memimpin Persela melanjutkan pertarungan di Liga Championship musim 2025-2026. Pengumuman penting ini dilakukan dalam konferensi pers di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, pada Selasa (30/12).
Penunjukan Bima Sakti Pelatih Persela ini diharapkan mampu membawa angin segar bagi klub kebanggaan Lamongan tersebut. Yuhronur Efendi, Penasihat Persela Lamongan, menyatakan bahwa pemilihan Bima Sakti didasarkan pada pengalaman panjangnya di kancah sepak bola nasional. Ia juga memiliki pemahaman kuat terhadap pembinaan pemain muda, yang sangat sejalan dengan arah pembangunan tim saat ini.
Dengan pengalaman sebagai mantan pemain tim nasional dan pelatih kelompok usia, Bima Sakti dianggap memiliki bekal mumpuni. Persela Lamongan menargetkan untuk tetap kompetitif sekaligus membangun fondasi jangka panjang demi mencapai tujuan utama mereka. Target krusial adalah kembali berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Liga 1.
Pengalaman Bima Sakti Jadi Kunci Pilihan Persela
Keputusan Persela Lamongan menunjuk Bima Sakti sebagai juru taktik baru tidak terlepas dari rekam jejaknya yang impresif. Yuhronur Efendi menegaskan bahwa pengalaman Bima Sakti sebagai mantan pemain tim nasional dan pelatih kelompok usia menjadi nilai tambah yang signifikan. Hal ini sangat relevan bagi Persela yang sedang menjalani fase transisi menuju tim yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.
Bima Sakti memiliki catatan gemilang saat mengantarkan Timnas U-16 menjuarai Piala AFF U-16 2018. Selain itu, ia juga pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan timnas senior di era Luis Milla dan Shin Tae-yong, yang menjadi bekal penting dalam menangani Persela.
"Persela ingin tetap kompetitif sekaligus membangun fondasi jangka panjang," kata Yuhronur, menjelaskan visi klub. Pemahaman Bima Sakti terhadap pembinaan pemain muda diharapkan dapat menciptakan talenta-talenta baru yang akan memperkuat Laskar Joko Tingkir di masa depan.
Visi Persela Lamongan Menuju Klub Modern dan Profesional
Manajemen Persela Lamongan memiliki visi yang jelas untuk membawa klub ke arah yang lebih modern dan profesional. Yuhronur Efendi menyatakan komitmen untuk mengelola Persela sebagai sebuah industri sepak bola yang tangguh. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk Direktur Bisnis Persela Pradita Aditya dan sponsor utama Altop, menjadi bukti soliditas manajemen.
"Persela akan terus maju sebagai tim petarung. Target kami tetap sama, kembali ke Liga 1," tegas Yuhronur. Ambisi ini menunjukkan tekad kuat klub untuk tidak hanya bersaing di Liga Championship, tetapi juga segera promosi ke kasta tertinggi.
Pradita Aditya menambahkan bahwa manajemen tengah melakukan audit korporasi dan evaluasi fundamental. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola klub dan meningkatkan kepercayaan dari para sponsor. Penguatan manajemen dan konten klub juga akan dilakukan untuk menarik lebih banyak investor.
Komitmen Bima Sakti dan Dukungan Penuh Manajemen
Bima Sakti mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada manajemen Persela dan Penasihat tim, yang juga Bupati Lamongan, atas kepercayaan yang diberikan. Ia menyatakan tidak berpikir panjang untuk menerima tawaran ini, sebab Persela adalah tim yang punya sejarah dan idealisme kuat di kancah sepak bola Indonesia.
Salah satu alasan utama Bima Sakti menerima tawaran ini adalah kepercayaan penuh dari manajemen dalam menyusun komposisi pemain. Dukungan fasilitas klub dan keterlibatan jajaran pengurus juga menjadi faktor penting yang meyakinkan Bima Sakti. Ia merasa mendapat kebebasan dan dukungan untuk membentuk tim sesuai visinya.
Bima Sakti juga meminta dukungan penuh dari masyarakat Lamongan, termasuk media massa, dalam menjalankan tugasnya. Ia menyatakan sangat terbuka terhadap kritik sebagai bagian dari tanggung jawab profesionalnya. Hal ini menunjukkan kesiapan Bima Sakti untuk bekerja sama dengan semua pihak demi kemajuan Persela.
Rekam Jejak dan Penguatan Tata Kelola Klub
Sebagai mantan gelandang tim nasional Indonesia, Bima Sakti meniti karier kepelatihan dari kelompok usia. Pengalamannya yang luas di berbagai level timnas memberikan bekal berharga dalam menghadapi tantangan di Liga Championship. Ini adalah langkah maju bagi Bima Sakti Pelatih Persela untuk membuktikan kemampuannya di level klub senior.
Di sisi lain, Direktur Bisnis Persela Pradita Aditya memastikan bahwa secara finansial, Persela berada dalam kondisi aman. Saat ini, sudah ada empat sponsor yang bergabung, dengan Altop sebagai salah satu yang utama. "Nanti akan kami launching semua sponsor yang mendukung," ujar Pradita, menunjukkan optimisme klub.
Penguatan manajemen dan konten klub akan menjadi fokus untuk menarik investor. Tujuannya agar Persela tidak hanya dikenal publik, tetapi juga dipercaya oleh para sponsor. Ini adalah bagian dari upaya menjadikan Persela sebagai klub yang mandiri dan berkelanjutan secara finansial.
Sumber: AntaraNews