Beton Tower Provider Ambruk, Satu Pekerja Tewas dan Enam Luka-Luka
Tower yang masih dalam tahap pembangunan itu tiba-tiba ambruk menimpa pekerja yang berada di bawah.
Beton penyangga bangunan tower di Kavling Bumi Indah, Desa Karangsatria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, ambruk, Senin (27/1). Akibatnya, enam orang mengalami luka-luka dan satu orang tewas.
Beton penyangga bangunan tower tersebut ambruk sekira pukul 09.30 WIB. Tower yang masih dalam tahap pembangunan itu tiba-tiba ambruk menimpa pekerja yang berada di bawah.
"Itu penyangga yang coran ambruk, enggak tahu penyebabnya, iya itu sepertinya tower punya provider," kata Oyo Suroyo (58), warga setempat.
Oyo mengatakan, tower berwarna merah dan putih itu saat ini masih dalam tahap pembangunan. Tower tersebut dibangun di atas bangunan musala yang juga masih dalam tahap pembangunan.
"Iya enggak dibangun di tanah, tapi towernya dibangun di atas bangunan, di lantai dua bangunan musala," ungkap Oyo.
Tower Setinggi 25 Meter
Danru Rescue pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi, Adhi Nuhroho mengatakan, satu orang yang dinyatakan tewas pada peristiwa itu karena tertimpa material coran yang ambruk.
"Korban (tewas) tertindih coran menara (tower), tower ini masih dalam proses pembangunan, saat ini tingginya sekitar 25 meter," kata Adhi di lokasi.
Sementara untuk korban luka-luka, lanjut Adhi, ada lima orang pekerja. Sedangkan satu orang pekerja lainnya selamat dari peristiwa tersebut.
"Untuk evakuasi korban selamat sempat ada kendala, karena memang posisinya di atas bangunan, korban yang selamat tadi terperangkap di (reruntuhan) beton, jadi cuma syok aja, kita juga berkoordinasi dengan Basarnas untuk evakuasi korban," ungkapnya.
Evakuasi korban tewas akibat tertimpa beton penyangga bangunan tower saat ini masih berlangsung. Warga yang tinggal di sekitar tower juga diminta meninggalkan rumahnya untuk sementara karena dikhawatirkan tower akan kembali ambruk.
Ratusan Warga Dievakuasi
Warga yang tinggal di sekitar tower di RT08 RW05 Kavling Bumi Indah, Desa Karangsatria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi terpaksa harus dievakuasi. Karena setelah beton penyangga ambruk, bangunan tower mengalami kemiringan.
Ketua RT08, Listi mengatakan, sebanyak 30 kepala keluarga (KK) atau lebih dari 100 orang dievakuasi ke tempat aman. Upaya itu dilakukan sebagai langkah antisipasi jika tower yang kini masih dalam tahap pembangunan tersebut roboh.
"30-an KK, berarti 100 orang lebih yang dievakuasi, ini dilakukan dalam rangka untuk mengevakuasi korban, untuk antisipasi jika runtuhnya tower, ini (evakuasi) untuk sementara," katanya, Senin (27/1).
Listi mengatakan, warga yang dievakuasi diperbolehkan kembali ke rumahnya masing-masing jika sudah dianggap aman oleh petugas. Dia juga menyebut tidak ada penolakan dari warga untuk dievakuasi.
"Warga sementara ke tempat yang mereka anggap aman, nanti kalau sudah dianggap aman oleh Basarnas dan Damkar baru diperbolehkan kembali ke rumahnya masing-masing," katanya.