Bersihkan Atribut dan Bendera Ormas di Tangerang, Kapolres: Tak Ada Ormas yang Kuasai Wilayah!
Polisi semakin gencar menyisir premanisme di berbagai daerah. Bukan cuma preman, tapi aktivitas organisasi masyarakat (ormas) juga diawasi ketat.
Polisi semakin gencar menyisir premanisme di berbagai daerah. Bukan cuma preman, tapi aktivitas organisasi masyarakat (ormas) juga diawasi ketat.
Termasuk penggunaan atribut dan bendera Ormas. Bendera yang berkibar di 12 wilayah Kecamatan Kota dan Kabupaten Tangerang dibersihkan. Polisi dibantu oleh jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Penertiban atribut ormas tersebut guna menjaga keamanan dan kondusifitas masyarakat di Kota Tangerang.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho didamping Kabag Ops AKBP Bayu Suseno menerangkan, penertiban atribut ormas dilakukan secara serentak di 12 (dua belas) wilayah hukum polsek jajaran.
Paling Banyak di Cileduk
Paling banyak ditemukannya atribut ormas adalah di wilayah Ciledug dan Benda, masing-masing terdapat 18 bendera/atribut ormas itu.
Kapolres menegaskan, Polisi bersama personel gabungan berkomitmen menciptakan situasi dan kondisi yang tertib, aman, dan inklusif bagi seluruh warga.
“Tidak boleh ada simbol ormas yang mengintimidasi atau menciptakan kesan penguasaan wilayah. Penertiban ini juga sebagai bentuk kehadiran negara terhadap semua kelompok. Kami lakukan ini secara tegas namun tetap humanis," kata Kapolres Metro Tangerang, dalam keterangannya, Selasa (13/5).
Polisi pun mengapresiasi atas kerjasama, dukungan dan sinergitas antara Pemda melalui Satpol PP, aparat TNI dan ormas itu sendiri dalam penertiban bendera maupun atributnya.
Cegah Bentrokan
Ditegaskan Kapolres bahwa penertiban bendera ormas ini merupakan bagian dari upaya menciptakan ruang publik dan lingkungan yang tertib dan bebas intimidasi.
Termasuk meminimalisir simbol yang dapat memecah belah atau sumber keributan atau bentrok antar ormas.
Sekali lagi, Kapolres menegaskan, tidak ada satu wilayah pun yang dikuasai oleh ormas tertentu.
"Penurunan atribut ormas ini merupakan bagian dari penegakan aturan terkait ketertiban umum. Jangan ada simbol kelompok yang menguasai lingkungan secara berkelompok, sehingga akan mendorong terjadinya bentrokan antar ormas," terang dia.