LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Bermodal Printer, Siswa SMK di kukar Cetak Upal Pecahan Rp 100.000

Pemilik warung pun melapor ke Polsek Loa Janan, terkait dugaan beredarnya uang palsu pecahan Rp 100.000 itu. "Kita lidik. Ternyata, terduga pelaku yang menukarkan upal Rp 100.000 itu, tidak lain adalah warga sekitar juga," ujar Djauhari.

2019-02-17 04:02:00
uang palsu
Advertisement

AAR (17), siswa SMK di Loa Janan, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Jumat (15/2) kemarin, ditangkap petugas Polsek Loa Janan. Dia diduga sebagai pelaku pencetak dan pengedar uang palsu pecahan Rp 100.000.

Kasus itu terbongkar setelah Sabtu (9/2) malam lalu, AAR keluar dari rumah, dan menukarkan 2 uang pecahan Rp 100.000 palsu, dengan 4 lembar uang pecahan Rp 50.000.

"Jadi, dia menukarkan uang palsu Rp 100.000 itu, di warung sekitar rumahnya. Pemilik warung curiga itu uang palsu, setelah meraba-raba uang itu," kata Kapolsek Loa Janan, AKP Dahlan Djauhari, kepada wartawan, Sabtu (16/2).

Advertisement

Pemilik warung pun melapor ke Polsek Loa Janan, terkait dugaan beredarnya uang palsu pecahan Rp 100.000 itu. "Kita lidik. Ternyata, terduga pelaku yang menukarkan upal Rp 100.000 itu, tidak lain adalah warga sekitar juga," ujar Djauhari.

Setelah memastikan identitasnya, polisi mengamankan AAR, di rumahnya, dan membawanya ke Mapolsek Loa Janan. "Dia sempat beralasan, uang itu didapat dari temannya. Tapi, begitu kita minta tunjuk rumah temannya, dia malah enggak tahu," sebut Djauhari.

Akhirnya, AAR mengaku mencetak sendiri dan membelanjakan uang palsu itu. "Dia print out uang palsu itu di tempat percetakan fotokopi. Sampai di rumah, kemudian dipotong-potong, dan dilem, untuk kemudian diedarkan (dipakai belanja)," terang Djauhari.

Advertisement

Polisi masih mendalami keterangan AAR, terkait kemungkinan dia punya teman lainnya, yang melakukan perbuatan serupa, mencetak uang palsu, dan mempergunakannya untuk belanja sehari-hari.

"Masih kita kembangkan kasus ini," demikian Djauhari.

Baca juga:
Bank Indonesia Catat Peredaran Uang Palsu di Solo Meningkat, Terbanyak Rp 100.000
Polisi Bongkar Komplotan Pencetak Upal Rp 200 juta di Kalbar, 4 Orang Jadi Tersangka
Pasutri di Medan Buat Uang Palsu, Istri Ditangkap Polisi & Suami Masih Buron
Meningkat, Bank Indonesia Sumut Catat 5.480 Uang Palsu Beredar Sepanjang 2018
2 Pria di Riau Pakai Uang Palsu Setengah Miliar Buat Transaksi Narkoba
Edarkan Uang Palsu Rp 500 Juta, Dua Warga Riau Ditangkap Polisi

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.