Beredar Video Pria Berambut Gondrong Aniaya Anak Kecil di Surabaya
Video penganiayaan terhadap anak kecil di Surabaya yang dilakukan pria berambut gondrong beredar luas di media sosial (medsos) Facebook. Video yang diunggah salah satu akun Nanang Avril Anggraeni ini viral hingga dibanjiri komentar.
Video penganiayaan terhadap anak kecil di Surabaya yang dilakukan pria berambut gondrong beredar luas di media sosial (medsos) Facebook. Video yang diunggah salah satu akun Nanang Avril Anggraeni ini viral hingga dibanjiri komentar.
Dari penelusuran, video berdurasi 1,09 menit tersebut, terlihat sang anak tampak menangis usai mendapatkan sejumlah pukulan dan tendangan bertubi-tubi dari pria itu, di antara pohon di sebuah gang kecil.
Aksi pria ini kemudian baru berhenti saat dua orang pria menghampiri pria tersebut dan meredam amarahnya. Setelah pria gondrong itu berlalu, anak kecil itu diantar kembali oleh dua pria tadi. Video ini disebut terjadi di Manukan Surabaya.
Nanang menyebut dalam postingannya, jika anak kecil yang dianiaya itu merupakan keponakannya. Sementara sang pelaku adalah tetangganya. Peristiwa ini sendiri dia katakan sudah dilaporkan ke Polrestabes Surabaya agar segera mendapat perhatian.
Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni saat dikonfirmasi membenarkan jika telah menerima laporan penganiayaan tersebut. Ketika laporan masuk, timnya melakukan pemeriksaan terhadap korban dan pelapor serta visum.
"Sudah kami tindaklanjuti. Saat ini masih kami kumpulkan barang bukti, untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut," ungkapnya, Jumat (11/10).
Sementara itu dalam akun Nanang, yang memposting video tersebut pada Kamis (10/10) kemarin juga mengaku sudah melaporkan kejadian yang menimpa keponakannya itu ke polisi. Namun sudah 3 hari ini, pelaku belum juga ditangkap.
"Sebenarnya hanya gara-gara masalah sama anak-anak. Mudah-mudahan kejadian ini segera diungkap, pelaku juga segera ditangkap," tulisnya dalam akun.
Baca juga:
Geng Motor Tanpa Nama Beraksi di Makassar, Lukai 5 Warga
Ninoy Karundeng Sebut DKM Al-Falah Dipaksa Tersangka Lain Bohong Tak Ada Penganiayaan
Ninoy Karundeng Tuding DKM Al-Falah Berbohong Sebut Tak Ada Penganiayaan
Budak Cinta Penghilang Nyawa
Ninoy Soal Surat Tak Ada Penganiayaan: Kalau Saya Tidak Menulis, Saya akan Dibunuh
Penyidik Cecar Novel Bamukmin 33 Pertanyaan Terkait Kasus Ninoy