LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Belum Penuhi Standar Prokes, 37 SMP di Tangsel Belum Gelar PTM Terbatas

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, memastikan 90 persen pelajar tingkat SMP di Tangsel, telah divaksin Covid-19. Sementara siswa yang belum menerima dosis vaksin, diharapkan mendaftarkan diri di Puskesmas dekat tempat tinggalnya.

2021-09-06 12:43:49
Belajar Tatap Muka
Advertisement

Sebanyak 168 dari 205 sekolah menengah pertama (SMP) negeri dan swasta di Tangerang Selatan, menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas mulai Senin (6/9) ini. Sementara sisanya belum memenuhi standar protkol kesehatan PTM terbatas.

"Dari 205, dikurangi 168, sekitar 37 sekolah. Macam - macam (penyebab tidak menggelar PTM) ada yang administrasi, ada yang apa, segala macam," ungkap Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie di SMPN 8 Tangsel, Senin (6/9).

Dia menegaskan, berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi Pemkot Tangsel, PTM terbatas akan dilaksanakan untuk siswa SMP terlebih dahulu. Selanjutnya, jika kondisi semakin membaik maka PTM bagi siswa SD, TK dan PAUD juga akan diperkenankan.

Advertisement

"Nanti kita liat perkembangan dalam 1 minggu ke depan, direncanakan minggu depan untuk tingkat SD TK dan PAUD. Tadi saya lihat di sini Alhamdulillah semua perangkat infrastruktur untuk layanan kesehatannya sudah cukup bagus," ucap wali kota.

Dia juga memastikan 90 persen pelajar tingkat SMP di Tangsel, telah divaksin Covid-19. Sementara siswa yang belum menerima dosis vaksin, diharapkan mendaftarkan diri di Puskesmas dekat tempat tinggalnya.

"Ada yang belum divaksin bisa dikoordinasikan dengan Puskesmas setempat anak - anaknya utk bisa divaksin. Tapi 90 persen sudah selesai divaksin," klaim Benyamin.

Advertisement

Pada pelaksanaan PTM terbatas, sistem pembelajaran di kelas dibagi dalam dua rombongan belajar pada setiap kelasnya.

"Sistemnya hari ini belajar rombongan A. Rombongan B belajar online. Nanti hari rabu sekolah dibersihkan. Kamis jumat rombongan B masuk kelas, rombongan A online. Bergilir. Dan itu pun hanya 4 jam pelajaran maksimal," ucapnya.

Baca juga:
Wagub DKI: Pembelajaran Tatap Muka di Jakarta Berjalan Baik
611 SD di Kota Bekasi Mulai Pembelajaran Tatap Muka Hari Ini
Pemerintah Dorong Perguruan Tinggi Laksanakan PTM
Suhu Badan Tinggi, Satu Siswa di Tangsel Dipulangkan Saat Hari Pertama PTM Terbatas
SD di Jagakarsa Langgar Prokes, Kepala Sekolah dan Guru Dibina
PTM di Tangsel Dibuka, Pedagang Seragam Sekolah Ikut Semringah

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.