Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Suhu Badan Tinggi, Satu Siswa di Tangsel Dipulangkan Saat Hari Pertama PTM Terbatas

Suhu Badan Tinggi, Satu Siswa di Tangsel Dipulangkan Saat Hari Pertama PTM Terbatas Ilustrasi. ©2021 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Seorang siswa SMPN 8 Tangerang Selatan (Tangsel), dijemput orang tua karena bersuhu tubuh tinggi saat hari pertama pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Sementara para siswa di sekolah itu menyambut gembira kegiatan belajar mengajar kembali di sekolah.

"Hari ini ada satu yang suhunya agak tinggi dan sudah dibawa pulang orang tuanya," kata wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie saat meninjau pelaksanaan PTM di SMPN 8 Tangsel, Senin (6/9).

Benyamin yang sempat menanyakan perasaan para siswa di hari pertama bersekolah, menerangkan kalau seluruh siswa menyambut baik PTM terbatas.

"Alhamdulillah mereka merindukan untuk sekolah tatap muka, dan hari ini karena kondisi Covid Tangsel sudah semakin membaik, maka saya mengizinkan untuk belajar tatap muka dengan catatan saya sampaikan ke anak-anak bahwa selain sudah divaksin, mereka harus tetap menjaga prokes di dalam sekolah maupun di luar sekolah," ucapnya.

Selanjutnya, jika dalam kegiatan PTM terbatas ada satu siswa dinyatakan positif Covid-19, maka kegiatan PTM diliburkan sementara waktu di sekolah itu.

"Karena satu saja misalnya di sekolah ini apakah kena di luar ada yang terkonfirmasi positif, dilihat lagi PTM-nya seperti apa. Paling tidak kita liburkan PTM-nya tiga hari," ungkap dia.

Benyamin mengakui, dalam penerapan prokes di sekolah sudah cukup baik. "Ada namanya ruang transit, mini ICU, kemudian ada penanggung jawabnya dari guru, nanti akan dikontak orang tuanya. Nanti anaknya mau diambil atau gimana itu kewenangan orang tuanya," ucap dia.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP