LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Belalang Setan serbu dan rusak tanaman di Gunungkidul

Sedikitnya 3.000 meter persegi lahan milik petani rusak karena serangan belalang setan yang memiliki nama latin Aularches Miliaris. Belalang setan ini dikenal pula sebagai belalang beracun. Sebab saat terdesak dan mempertahankan diri, belalang ini mengeluarkan racun.

2018-01-23 02:36:00
pertanian
Advertisement

Ribuan belalang setan menyerang dan merusak tanaman milik petani di Gunungkidul. Sedikitnya 3.000 meter persegi lahan milik petani rusak karena serangan belalang setan yang memiliki nama latin Aularches Miliaris.

Belalang setan ini dikenal pula sebagai belalang beracun. Sebab saat terdesak dan mempertahankan diri, belalang ini mengeluarkan racun.

Akibat serangan hama, belalang setan merusak tanaman milik petani dengan memakan daun. Sejumlah tanaman yang rusak di antaranya adalah tanaman jagung, kelapa, pohon jati maupun tanaman jenis lainnya. Kondisi ini membuat para petani mengalami keresahan dan kerugian.

Advertisement

Sumarmo, salah seorang petani yang lahannya mengalami kerusakan akibat serangan belalang mengatakan bahwa para petani tahu belalang setan yang menyerang tanamannya adalah belalang beracun. Sehingga petani tak berani sembarangan menangkap belalang setan tersebut.

"Belalangnya berwarna merah. Sayapnya ada bintik-bintik warna kuning. Belalang merusak dan memakan daun tanaman. Terus tanaman pada mati karena daunnya rusak. Tidak berani nangkap belalangnya karena beracun," ujar Sumarmo, Senin (22/1).

Sumarmo menerangkan, para petani telah melaporkan kasus serangan belalang setan ini ke pihak desa. Tetapi belum ada tindak lanjut dari pemerintah desa.

Advertisement

"Biasanya jumlah belalangnya cuma sedikit. Tapi ini banyak sekali jumlahnya," ucap Sumarmo.

Sumarmo berharap agar pemerintah bisa segera menemukan solusi dari serangan belalang setan tersebut. Sebab jika terus dibiarkan, lanjut Sumarmo, jumlahnya semakin banyak dan tanaman yang rusak juga akan semakin banyak.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto, menyampaikan pihaknya telah menerjunkan tim. Tim ini untuk mengidentifikasi dampak serangan belalang setan tersebut.

"Sudah kami turunkan petugas. Saat ini masih kita carikan solusi terkait serangan belalang tersebut," tutup Bambang.

Baca juga:
Petani curhat selalu rugi tiap pemerintah buka keran impor beras
Pemerintah bangun 74 embung di Rote Ndao tingkatkan produktivitas pertanian
4 Komoditas sudah swasembada, Kementan fokus pada rempah hingga kedelai di 2018
Mentan: perbaikan irigasi bikin produksi pertanian Sulsel surplus 2 juta ton
Sandiaga minta BUMD beli hasil urban farming warga
Peresmian pertanian urban Gang Hijau di Cempaka Putih
Sandi mau konsep Urban Farming ada di tiap penjuru Jakarta

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.