Begal motor sadis yang sering potong jari korban dibekuk polisi
Satu pelaku di antaranya ditembak di bagian kaki karena melawan petugas saat ditangkap.
Jajaran Reskrim Polresta Palembang berhasil meringkus empat pelaku komplotan begal motor. Satu pelaku di antaranya ditembak di bagian kaki karena melawan petugas saat ditangkap.
Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Suryadi mengungkapkan, para pelaku ditangkap dalam razia senjata api yang sengaja digelar untuk mengantisipasi begal motor yang meresahkan warga. Dari tangan mereka, petugas mengamankan lima pucuk senjata api api, satu di antaranya jenis FN dan 19 butir peluru aktif.
"Dari razia yang kita lakukan beberapa hari terakhir, empat komplotan begal motor tertangkap dengan barang bukti senjata api rakitan," ungkap Suryadi, Jumat (27/2).
Dijelaskannya, ke empat tersangka adalah Sofyan alias Iyun (46) ditembak di kaki, Jailani alias Jai (31), Jack alias Wawan (33), dan Adi Sucipto (26). Dari mereka, satu di antaranya sudah lama menjadi buron yakni Jailani. Dia dikenal begal motor sadis yang setiap beraksi selalu memotong jari korbannya.
"Jailani sudah lama kita kejar. Dia sering melukai dengan memotong jari korban," ujarnya.
Para pelaku dijerat Undang-undang darurat tentang kepemilikan senjata api dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. "Kami masih kembangkan lagi kasus ini untuk menangkap pelaku lain," tukasnya.
Baca juga:
Polda Metro Jaya rilis ratusan pelaku begal dan curanmor Ibu Kota
Polda Metro pamerkan 244 pelaku begal dan pencuri motor
Pesan berantai ancaman begal juga tersebar di Jatim, warga resah
Ini gerakan bela diri sederhana bisa bikin keok begal
Mengapa rakyat puas lihat begal dibakar?