Begal Bersenpi Kritis Dikeroyok Massa di Jakbar, Warga Luka Terkena Pantulan Peluru Ditembak Pelaku
Keduanya ditangkap warga setelah aksinya kepergok di tengah jalan.
Dua begal motor bersenjata api kritis setelah diamuk massa di Jalan Terate, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (24/10). Keduanya ditangkap warga setelah aksinya kepergok di tengah jalan.
Kejadian itu sempat terekam kamera ponsel warga dan viral di media sosial. Dalam rekaman video yang beredar, tampak warga berkerumun. Di tengah jalan, ada sebuah motor yang terjatuh.
Dari rekaman itu pula terdengar suara warga yang menyebut pelaku sempat menembakkan pistol hingga mengenai warga.
Kapolsek Tambora Kompol Muhammad Kukuh Islami membenarkan adanya insiden tersebut. Dia mengatakan, dua pelaku kini dalam kondisi kritis akibat diamuk massa.
"Iya ada. Informasinya seperti itu (begal) cuma belum bisa kita ambil keterangan karena masih kritis para pelakunya. Informasi di TKP seperti itu," kata Kukuh kepada wartawan, Jumat (24/10).
Pelaku Sempat Lepaskan Tembakan
Menurut Kukuh, pelaku sempat melepaskan tembakan ke udara saat dikepung warga. Namun peluru memantul hingga mengenai salah satu warga di sekitar lokasi.
"Iya melepas tembakan. Ada korbannya, ketika (pelaku) melepas tembakan ke atas, karena peluru pantul dari atas ada yang terkena," ujar dia.
Kepolisian belum memastikan apakah korban merupakan pemilik kendaraan yang dibegal atau warga yang kebetulan berada di lokasi.
"Korban masih sadar. Belum bisa diambil keterangan, karena masih di rumah sakit," ucap Kukuh.
Sementara itu, kedua pelaku masih menjalani perawatan intensif akibat luka parah setelah dihajar massa. Dalam kasus ini, kepolisian turut menyita senjata api rakitan sebagai barang bukti.
"Iya pelaku tidak sadarkan diri, senpi kita amankan, senpi rakitan," tandas dia.