LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Basarnas duga AirAsia meledak, banyak jenazah sudah hancur

"Tapi kalau lihat sisi kiri pesawat yang hancur, ini sudah kena pressure. Jadi jenazah ada yang berkeping-keping."

2015-01-12 10:47:35
AirAsia Jatuh di Pangkalanbun
Advertisement

Direktur Operasional Basarnas Marsma SB Supriyadi menduga pesawat AirAsia QZ8501 meledak sebelum jatuh di Selat Karimata, Kalimantan Tengah. Dugaan ini merujuk pada pengakuan nelayan yang sempat mendengar suara ledakan saat AirAsia hilang kontak.

"Jadi bunyi ledakan sampai didengar nelayan karena kabinnya meledak jadi kabinnya pecah karena tekanan dari dalam," kata Supriyadi di Lanud Iskandar, Pangkalanbun, Kalimantan Tengah, Senin (12/1).

Atas hal ini pula, Supriyadi menduga banyak jenazah yang telah hancur karena masih banyak yang berada di dalam kabin.

Topik pilihan: Penerbangan Murah | Black Box AirAsia QZ8501

"Ini tanda tanya. Kalau dia meledak berarti banyak (jenazah) yang sudah berkeping-keping. Ini semua nanti kita buktikan, tapi kalau lihat sisi kiri pesawat yang hancur, ini sudah kena pressure. Jadi jenazah ada yang berkeping-keping," katanya.

Sementara, ketika ditanya kenapa banyak jenazah yang ditemukan masih dalam keadaan utuh, dia menjelaskan, hal tersebut karena banyak penumpang yang sudah terlempar keluar dari dalam kabin pesawat maskapai milik Malaysia itu.

"Ya itu karena banyak jenazah yang sudah terlempar," tutup Supriyadi.

Baca juga:
Kendala-kendala pencarian black box AirAsia QZ8501
Gagal dipindah ke gudang penyimpanan, ekor AirAsia akan dipotong
Hari ke-15, black box AirAsia QZ8501 akhirnya ditemukan
Hujan deras, ekor QZ8501 sulit diangkut dari dermaga ke gudang
Menyelam 12 jam, Tim SAR belum temukan black box AirAsia
Bayinya belum ketemu, 2 jasad korban AirAsia 'diinapkan' di RS
Menko Maritim minta ilmuwan BPPT temukan AirAsia diapresiasi

Advertisement
(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.