Bareskrim Polri Bongkar 6.480 Perkara Dalam Setahun, Didominasi Penipuan Online 2.712 Kasus
Selain penipuan online, kasus lainnya yang mendominasi pencemaran nama baik.
Penyidik Direktorat Reserse Siber Bareskrim Polri mengungkap 6.480 kasus sepanjang Januari-18 Desember 2025. Dari 6.480 kasus telah diungkap, penipuan online masih mendominasi perkara ditangani Direktorat Reserse Siber Bareskrim Polri.
"Hingga 18 Desember 2025, Direktorat Siber Bareskrim Polri berhasil mengungkap 6.480 kejahatan siber. Dari total kasus yang ditangani, penipuan online masih mendominasi dengan 2.712 kasus," dalam video pencapaian ditampilkan Polri saat Rilis Akhir Tahun 2025 Mabes Polri di Rupatama Polri, Jakarta, Selasa (30/12).
Kasus Lain yang Menonjol
Selain penipuan online, kasus lainnya yang mendominasi pencemaran nama baik. Tercatat sebanyak 1.039 kasus ditangani penyidik Direktorat Reserse Siber Bareskrim Polri.
Kemudian disusul kasus perjudian online sebanyak 763 perkara, serta akses ilegal ke sistem elektronik sebanyak 683 kasus.
Penyidik Direktorat Siber Bareskrim Polri juga menangani 426 kasus pornografi dan 249 kasus berita bohong serta deep fake.
"Kasus pengancaman tercatat sebanyak 221 kasus, sementara manipulasi data mencapai sebanyak 163 kasus," pungkasnya.