Bareskrim Polri bentuk Satgas Mafia Tanah
"Hasil koordinasi antar Kementerian Agraria bahwa banyaknya kasus-kasus tanah yang memang sulit diungkapkan yang terkesan," kata Ari Dono di Kantor Bareskrim Polri di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (24/5) malam.
Bareskrim Polri akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mafia Tanah dalam waktu dekat. Tim ini bertugas menyelesaikan kasus-kasus pertanahan di Indonesia.
Kabareskrim Polri, Komjen Pol Ari Dono Sukmanto, pembentukan Satgas Mafia Tanah berdasarkan hasil koordinasi antara pihaknya dengan Kementerian Agraria.
"Hasil koordinasi antar Kementerian Agraria bahwa banyaknya kasus-kasus tanah yang memang sulit diungkapkan yang terkesan," kata Ari Dono di Kantor Bareskrim Polri di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (24/5) malam.
"Seperti ada sindikasi, maka kita bentuk satu satgas untuk menyelesaikan kasus-kasus yang memang sulit yang diperkirakan itu merupakan bagian dari sindikasi," sambung Ari Dono.
Dia menolak jika pembentukan Satgas ini dikaitkan dengan program pembagian sertifikat tanah yang digagas pemerintahan Presiden Joko Widodo.
"Enggak sampai ke sana (program Jokowi)," tegas dia.
Baca juga:
Polda Bali dan BPN bentuk tim pemberantasan mafia tanah
Dalih banyak mafia tanah, Sandi bungkam soal lokasi program DP Rp 0
DPR dukung pemecatan pejabat mafia tanah
Bareskrim petakan kasus-kasus mafia tanah
Polri dan Kementerian Agraria bentuk tim berantas mafia tanah
Mafia tanah bermain hingga ke level penegak hukum
Menteri Agraria bakal bentuk tim sapu bersih mafia tanah