LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Bareskrim endus keterlibatan anggota DPRD DKI dalam korupsi UPS

"Nanti mudah-mudahan setelah itu bisa kita tetapkan tersangka baru. Kita tetapkan inisialnya," ujar Kombes Rikwanto.

2015-03-25 14:30:23
Korupsi Pengadaan UPS
Advertisement

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri menemukan tiga pihak berpotensi menjadi tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS) di Provinsi DKI Jakarta 2014.

Tiga pihak yang berpotensi tersangka itu adalah oknum legislatif atau DPRD DKI Jakarta, oknum eksekutif dari pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan pengusaha atau swasta.

"Potensial suspect adalah yang berkaitan dengan penggagas (UPS) tadi, eksekutif, legislatif dan distributor," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Rikwanto di Humas Mabes Polri, Jakarta, Rabu (25/3).

Rikwanto mengatakan, mereka adalah penggagas program UPS supaya bisa masuk ke dalam APBD Perubahan Provinsi DKI Jakarta 2014, yang belakangan diketahui terjadi mark up dalam pengadaan UPS tersebut. Namun untuk saat ini Rikwanto masih enggan menyebutkan identitas calon tersangka tersebut.

"Nanti mudah-mudahan setelah itu bisa kita tetapkan tersangka baru. Kita tetapkan inisialnya," ujar dia.

Rikwanto menegaskan pengusutan kasus tersebut bukan hanya mentok di tiga oknum dari pihak tersebut saja. Menurutnya, Bareskrim Polri akan mengusut tuntas kasus yang diduga melibatkan politikus Kebon Sirih tersebut.

"Kita akan telusuri siapa saja yang menerima," kata dia.

Mengenai pemanggilan anggota DPRD DKI Jakarta, Rikwanto mengatakan penyidik masih menelaah berkas pemeriksaan saksi yang telah diperiksa Polda Metro Jaya selanjutnya gelar perkara.

"Langkah selanjutnya memanggil dan menetapkan siapa calon tersangka," tandas Rikwanto.

Baca juga:
Ahok kasihan pada pengamat yang salah paham soal anggaran UPS
Bareskrim akan panggil anggota DPRD DKI Jakarta terkait korupsi UPS
KPK berkelit ditanya soal kasus 'dana siluman' laporan Ahok
Polisi ungkap trik culas permainan anggaran di proyek UPS
ICW sebut kasus pengadaan UPS seperti kejahatan begal motor
Kasus korupsi UPS, polisi sita uang Rp 1,5 miliar

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.