LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Banyak pengemudi taksi online gagal kantongi SIM A umum

Mayoritas pengemudi taksi online gagal saat ujian teori dan tes kesehatan.

2016-08-16 15:25:12
Jakarta
Advertisement

Kemenhub bersama Ditlantas Mapolda Metro Jaya memfasilitasi pengurusan SIM A umum untuk pengemudi taksi online maupun konvensional. Dibuka sejak Senin (15/8) kemarin, dari 99 pengemudi taksi online yang mengikuti ujian SIM A umum, hanya 7 yang lolos.

"Kemudian hari ini mereka ikut ujian lagi. Itu pun banyak yang gugur, sehingga yang dinyatakan mendapatkan SIM dan berkompetensi hanya 7 orang," ujar Iptu Efri, Perwira SIM Polda Metro Jaya, saat ditemui di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (16/8).

Tahapan ujian yang harus dilalui oleh para peserta meliputi tes kesehatan, psikologi, simulator, teori, dan praktik. Berbeda dengan tahapan ujian SIM perseorangan, untuk mendapatkan SIM umum pengemudi harus melaksanakan tes psikologi dan simulator. Hal ini dikarenakan pengemudi kendaraan umum bertanggung jawab atas keselamatan banyak orang. Selain itu, pengemudi minimal berusia 20 tahun dan memiliki SIM A perseorangan sekurang-kurangnya satu tahun.

"Kebanyakan gagal di teori, kemudian kesehatan juga banyak yang gagal. Ada beberapa orang yang dinyatakan gagal saat tes mata, artinya matanya sudah tidak awas. Ada juga tidak lulus uji simulator. Kalau praktik saya yakin mereka bisa, tinggal faktor mental aja," lanjutnya.

Pengemudi taksi online yang gagal pada ujian kemarin dapat mengulangnya pada hari ini (16/8). Kebetulan, program diselenggarakan selama dua hari. Seharusnya layanan pada hari ini hanya ditujukan untuk pengemudi taksi konvensional. Namun melihat kondisi, kesempatan remedial akhirnya diberikan.

Advertisement

"Kita ulang hari ini karena kebetulan masih standby di sini. Saya belum tahu (yang lulus ada berapa) karena masih dalam proses," tandasnya.

Layanan peningkatan golongan SIM A perseorangan menjadi SIM A umum diadakan pada 15-16 Agustus 2016 dalam rangka memperingati HUT RI ke-71. Program ini diadakan dengan harapan dapat mempermudah masyarakat yang akan mengganti SIM A-nya menjadi SIM A umum.

Baca juga:
Hari kedua ujian SIM A umum buat sopir taksi online sepi peminat
HUT RI-71, Polri buka layanan khusus SIM A buat sopir taksi di Monas
Pemerintah sebut 1.450 kendaraan aplikasi online telah uji KIR
Menhub Budi: GrabCar ada di hati rakyat tapi logikanya belum masuk
Kemenhub sebut Uber dan Grab sudah serahkan izin operasi
Gugat Jokowi, pengemudi transportasi online minta payung hukum
Pemerintah minta angkutan berbasis online harus penuhi 3 syarat ini

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.