LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA
  2. REGIONAL

Banyak Buaya Bermunculan ke Darat, Petugas Sebut Musim Kawin dan Bertelur

Musim hujan yang identik dengan musim kawin buaya.

Sabtu, 12 Okt 2024 10:19:28
buaya
Tembok Penangkaran Jebol, Buaya Milik Pengusaha di Cianjur ke Sawah Dekat Permukiman Warga (Antaranews.com)
Advertisement

Sejumlah daerah di Indonesia kini memasuki musim hujan. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kemunculan buaya. Hal ini lantaran musim hujan yang identik dengan musim kawin buaya.

"Akhir musim kemarau dan memasuki musim hujan biasanya musim kawin dan bertelur buaya. Masyarakat kami imbau lebih waspada karena di waktu itu buaya lebih sering muncul ke permukaan," kata Komandan BKSDA Resort Sampit Muriansyah di Sampit, Sabtu (11/10). Dikutip dari Antara.

Dia menjelaskan dalam sepekan terakhir pihaknya menerima beberapa laporan kemunculan buaya di Daerah Aliran Sungai (DAS) Mentaya, di antaranya Desa Ramban Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kelurahan Mentaya Seberang dan Desa Terantang Kecamatan Seranau.

Meningkatnya frekuensi laporan kemunculan buaya ini dikaitkan dengan musim hujan yang mulai meliputi wilayah Kotim sejak akhir September. Sebab, pada awal musim hujan biasanya menjadi masa kawin dan bertelur buaya, satwa itu juga lebih sering muncul ke permukaan.

Advertisement

Hal yang perlu diwaspadai dalam kondisi ini buaya biasanya menjadi lebih sensitif, agresif atau mudah menyerang dan pada situasi seperti ini konflik antara buaya dan manusia rawan terjadi.

"Maka dari itu, kami mengimbau warga lebih waspada ketika beraktivitas di sungai, terutama bagi mereka yang tinggal di bantaran sungai. Hindari turun ke sungai saat gelap," imbaunya.

Advertisement

Muriansyah juga mengimbau masyarakat menghindari tindakan yang dapat mengundang kedatangan predator air tersebut. Antara lain, tidak memelihara ternak di atas atau tepi sungai, tidak membuang bangkai binatang ke sungai, dan satu lagi imbauan yang kerap membuat warga salah pemahaman, yakni larangan membuang sampah rumah tangga ke sungai.

Untuk itu ia menjelaskan, sampah rumah tangga yang dibuang ke sungai bukan yang menjadi santapan buaya, tapi sampah itu mengundang satwa lain seperti monyet atau biawak.

Satwa tersebutlah yang menjadi mangsa buaya. Sehingga, untuk menghindari itu masyarakat diimbau tidak membuang sampah rumah tangga ke sungai.

"Ketiga hal itu dapat mengundang buaya sampai perairan sekitar permukiman, sehingga masyarakat diharapkan bisa menghindari hal-hal tersebut," ucap Muriansyah.

Advertisement

Ia menambahkan, untuk mengantisipasi terjadinya konflik buaya dan manusia, pihaknya juga telah memasang spanduk peringatan dan imbauan di sejumlah lokasi yang dilaporkan sering muncul buaya agar warga yang berada di lokasi tersebut bisa waspada.

Berita Terbaru
  • UI Hadirkan Inovasi Edukasi PHBS Berbasis Budaya Melalui Ular Tangga Sunda
  • Mendikdasmen Apresiasi MSUS Muhammadiyah: Wujud Partisipasi Mandiri dalam Pendidikan Nasional
  • Reuni Akbar 5.830 Alumni Gontor Putri Perkuat Jejaring Pengabdian Santri
  • Bulog Sumut Siapkan Distribusi Bantuan Pangan Juli 2026, Antisipasi Lonjakan Kebutuhan
  • KONI Aceh Tegas Tolak Domino sebagai Cabang Olahraga Resmi, Ini Alasannya
  • buaya
  • buaya lapar
Artikel ini ditulis oleh
Editor Yacob Billiocta
Y
Reporter Yacob Billiocta
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.