LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Banyak ASN Mangkir, Bupati Mamberamo Raya Ancam Kembalikan Gaji ke Kas Negara

Bupati Mamberamo Raya John Tabo langsung memberikan peringatan kepada para aparat sipil negara (ASN) yang sering mangkir dalam bertugas.

2021-09-13 19:00:00
Mamberamo Raya
Advertisement

Bupati Mamberamo Raya John Tabo langsung memberikan peringatan kepada para aparat sipil negara (ASN) yang sering mangkir dalam bertugas. John menyampaikan itu usai dilantik bersama Wakil Bupati Ever Mudumi oleh Gubernur Papua, di Gedung Negara, Jayapura.

"Saya mau sampaikan kepada seluruh ASN Mamberamo Raya yang sampai hari ini masih mangkir dalam bertugas dan taputar (berkeliaran) di Jayapura segera naik jalankan tugas di Mamberamo, Raya," ucap John Tabo, Senin (13/9) sore.

Dia mengungkapkan, banyak ASN Mamberamo Raya yang tidak menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat tapi setiap bulan mengambil gaji.

Advertisement

"Pengawai negeri yang tidak naik ke Mamberamo Raya jalankan tugas, gaji Anda saya akan kembalikan ke kas negara. Dan ingat, Anda sebelum menjadi seorang ASN, Anda telah berjanji dan bersedia untuk ditempatkan di bumi nusantara di mana saja. Sudah jadi pegawai negeri baru tidak mengabdi," ujar John Tabo.

Pasangan John Tabo-Ever Mudumi resmi menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mamberamo Raya setelah dilantik oleh Gubernur Papua Lukas Enembe di Gedung Negara Jayapura, Senin.

Dalam amanatnya, Lukas Enembe meminta para bupati dan wakil bupati yang baru saja dilantik jangan ragu berkonsultasi dengan gubernur dalam pelaksanaan tugas-tugas penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan.

Advertisement

"Manfaatkanlah peran gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah di mana hal ini adalah amanat konstitusi," katanya.

Lukas menambahkan bupati dan wakil bupati diharapkan tidak melakukan komunikasi langsung kepada kementerian/lembaga di pusat tanpa sepengetahuan gubernur.

"Bupati adalah pimpinan tertinggi di daerah pemerintah kabupaten yang memiliki rakyat dan wilayah, sehingga dibutuhkan untuk menjadi tokoh panutan serta teladan masyarakat yang dipimpin di daerahnya," ujarnya.

Dia menjelaskan kemajuan Provinsi Papua tidak diukur dari indeks pembangunan manusianya saja, tetapi diukur juga dari sejauh mana kemajuan indeks pembangunan orang asli Papua yang ada di wilayah kerja bupati dan wali kota.

"Diharapkan bupati dan wakil bupati segera menyusun rencana pembangunan jangka menengah daerah sebagaimana visi dan misinya pada kampanye tahun 2020," katanya lagi.

Lukas menambahkan meskipun masih berada di masa pandemi Covid-19 namun masih dapat melaksanakan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Mamberamo Raya dalam suasana yang penuh keakraban.

"Hal ini agar tidak terjadi kekosongan pemerintahan daerah dan roda pemerintahan di Kabupaten Mamberamo Raya tetap berjalan dengan baik," ujarnya lagi.

Sebelumnya, Kabupaten Mamberamo Raya dipimpin oleh Bupati Dorinus Dasinapa bersama Wakil Bupati Britai Yakobus.

Baca juga:
ASN di Medan Wajib Pakai Baju Adat Tiap Jumat, Beri Angin Segar Pelaku UMKM
Jaga Integritas PNS, Menteri Tjahjo Minta Seluruh Instansi Patuhi 8 Hal Ini
MenPAN-RB: PNS Harus Mampu Berinovasi untuk Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat
Ambulans Bawa Bayi Kritis Dihalangi Pemotor Diduga Aparat, Kaca Mobil Dipukul
Ini Sistem Kerja ASN Baru Pada PPKM Level 1-4
Puan Ingatkan ASN Jangan Persulit yang Bisa Dipermudah

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.