LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Bantah sekap dan aniaya, nenek CW mengaku sekolahkan lima anak asuhnya

Bantah sekap dan aniaya, nenek CW mengaku sekolahkan lima anak asuhnya. Menurutnya, kelima anak asuhnya itu sempat mengeyam pendidikan di Sekolah Katolik Santa Theresia, Jalan Haji Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat.

2018-03-19 22:44:10
Kekerasan pada anak
Advertisement

Kurang lebih enam jam nenek CW diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, terkait tuduhan dilakukan penelantaran lima orang anak di hotel, kawasan Jakarta Pusat. CW yang disampaikan oleh kuasa hukumnya Thomas Edison Rahimone dan seorang anak angkatnya mengaku dicecar 21 pertanyaan.

"Ada sekitar 21 pertanyaan kurang lebih. Materi seputaran anak karena berita terhadap CW tentang penganiayaan, eksploitasi anak begitu luar biasa," kata Thomas di Mapolda Metro Jaya, Senin (19/3).

Thomas mengatakan, pemberitaan terhadap CW yang beredar di media selama ini sangat menyudutkan dan mengintimidasi kliennya. Bahkan, CW sampai jatuh sakit akibat pemberitaan tersebut.

Advertisement

Di tempat yang sama, CW membantah mempunyai dana tidak terbatas untuk mengasuh lima anak angkatnya dan tinggal di hotel. Ia mengatakan, kalau itu merupakan sebuah kebohongan.

"Bohong itu Rp 12 milar dari mana, kalau aku punya itu, aku enggak akan tinggal di hotel. Aku beli rumah, ini kebohongan yang luar biasa," tegas CW.

Sementara terkait dengan dugaannya tidak menyekolahkan lima anaknya di sekolah formal, CW membantah hal tersebut. Ia menjelaskan selama ini menyekolahkan anak-anaknya melalui homeschooling.

Advertisement

"Dulu anak-anak sekolah di Sekolah Theresia. Cuman ada insiden Sarinah (bom) aku takut anak-anak kenapa-napa makanya anak-anak dapat home schooling," kata dia.

Menurutnya, kelima anak asuhnya itu sempat mengeyam pendidikan di Sekolah Katolik Santa Theresia, Jalan Haji Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat.

"Banyak di sekolah, anak-anak lagi sekolah Theresia tadinya," ujar dia.

Namun, kata CW, semenjak ada aksi terorisme di Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat, dua tahun lalu dirinya memutuskan untuk menarik anak asuhnya dari sekolah. Namun, ia meminta para guru-guru Santa Theresia mengajar anak-anak asuhnya di hotel.

"Tapi karena ada kejadian (bom) di Sarinah, saya minta izin tidak sekolah, anak anak dapat homeschooling. Ini yang sebenarnya, boleh tanya," katanya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, salah satu dari kelima anak asuhnya itu juga sudah ada yang lulus dari Santa Theresia. Namun, perempuan paruh baya itu tak menjelaskan tingkatan pendidikan dari anak asuhnya yang lulus di Sekolah Katolik tersebut.

Akan laporkan LPAI ke polisi

Nenek CW berencana melaporkan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) ke Polda Metro Jaya. Laporan itu terkait atas tuduhan pencemaran nama baik dan fitnah terhadap CW.

"Ada beberapa pihak yang kami klarifikasi untuk terkait kita laporkan. Yang pasti LPAI akan kita laporkan," ujar Kuasa hukum CW, Thomas Edison Rahimone.

Sementara itu, CW membantah telah melakukan penganiayaan terhadap lima anak asuhnya, yakni FA (13), RW (14), OW (13), TW (8), dan EW (10). Pihak CW meminta bukti visum, jika betul dilakukan penganiayaan terhadap kelima anak asuhnya.

"Bagaimana bisa visum tidak dilakukan kemudian menyatakan ada kekerasan. Ikuti saja proses ini dengan fair. Dan tentu kami akan ambil langkah hukum ke depan berkaitan dengan hal-hal ini," ujar CW.

Sebelumnya diberitakan, kasus ini berawal dari laporan LPAI yang diduga adanya penelantaran dan penganiayaan lima anak yang dilakukan seorang wanita berinisial CW di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat. Setelah sebelumnya kasus itu ditangani oleh Polres Metro Jakarta Pusat, serta dilakukan juga pemeriksaan awal di sana, akhirnya kasus itu dilimpahkan ke Subdit V PPA Polda Metro Jaya. Polda juga sudah memeriksa sejumlah saksi, seperti saksi korban dan saksi pegawai hotel.

Baca juga:
CW, perempuan diduga sekap anak di hotel belum urus hak asuh di Kemensos
Polisi sebut nenek CW bisa obati orang seperti supranatural
Pengakuan Siti Khodijah selama jadi anak asuh nenek CW
Nenek CW yang tinggal bertahun-tahun di hotel ungkap asal usul anak asuh
Terduga penganiaya anak di Hotel Le Meridien dapat donasi gereja buat biaya hidup
CW stres dituduh aniaya & sekap anak di Hotel Le Meridien
Terduga penganiaya anak di Hotel Le Meridien: Saya merasa difitnah

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.