Balita di Depok tewas diduga jatuh saat bermain layang-layang
Korban masuk ke dalam lubang pengisian air atau hydrant hingga meninggal dunia.
Seorang balita berusia 3 tahun tewas saat bermain layang-layang di sekitaran rumah susun daerah Tapos, Depok. Balita malang bernama Rafa itu diduga bermain tanpa pengawasan orang tua hingga masuk ke dalam lubang pengisian air atau hydrant hingga meninggal dunia.
Kapolsek Cimanggis, Kompol Agung mengatakan, pertama kali jasad Rafa ditemukan oleh seorang petugas kebersihan. Rafa ditemukan mengambang dalam lubang hydrant yang berada di sekitar lokasi rusun.
"Keterangan orang tua korban pergi keluar rumah untuk bermain layang-layang. Namun tidak lama mendapat informasi dari petugas kebersihan jasad korban ditemukan sudah mengambang dalam sebuah lubang hydrant," kata Agung, di Depok, Selasa (19/7).
Agung menduga Rafa terpeleset dan terjatuh yang kemudian masuk lubang hydrant. Sayangnya saat kejadian tidak ada yang mengetahui hal itu. "Saat ditemukan korban meninggal," tandasnya.
Dia menambahkan, di tubuh korban terdapat luka memar di bagian kepala dan pada bagian punggung belakang. Luka itu akibat terjatuh ke dalam lubang tersebut. Pihak keluarga menolak untuk divisum. "Pihak keluarga menerima sebagai musibah kecelakaan," pungkasnya.
Baca juga:
Cari lontar untuk upacara Purnama, Putu tewas jatuh dari pohon
Penggali sumur di Aceh tewas tertimbun longsor
Lihat pemandangan, wisatawan tewas jatuh dari air terjun Kalibanteng
Kakek tewas di JPO bawa uang Rp 5 juta
Kabel melintang di jalan tewaskan pengendara, siapa tanggung jawab?
Perempuan asal Inggris tewas terjatuh dari lantai 5 hotel di Kuta
Ingin beli beras, Paijo justru jatuh dari pohon kelapa setinggi 15 m