Bacakan Dasasila Bandung di KAA, Ridwan Kamil tuai pujian
Dalam sambutannya, Ridwan Kamil sebut Asia dan Afrika sebagai macan dan singa dunia.
Dalam acara 'Napak Tilas 60 tahun Konferensi Asia Afrika' Konferensi Asia Afrika (KAA), Wali Kota Bandung Ridwan Kamil ditugaskan membacakan Dasasila Bandung. Dasasila Bandung berisi 10 poin pernyataan solidaritas terhadap negara di Asia Afrika yang diputuskan pada KAA 1955.
Pembacaan Dasasila bandung tersebut menuai decak kagum dari publik. Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Kang Emil tersebut menyebut Asia dan Afrika sebagai macan dan singa dunia.
"Selamat datang untuk macan Asia dan singa Afrika," kata Ridwan dalam pidatonya.
Di akhir pidato, pria berkacamata ini mengucapkan salam dalam bahasa Sunda.
"Hatur nuhun."
Pidato dan kalimat penutup ini kemudian menjadi topik pembahasan di media sosial. Banyak yang menyanjung pidato Ridwan Kamil tersebut.
"Bandung juara kang emil @ridwankamil salut!! Ka pidato na. *This Is Bandung," tulis akun @andra_69.
"Hatur Nuhun, bahasa Sunda Mendunia di KAA. Nuhun Kang Emil," cuit akun @gamalama62.
"Kenapa lebih keren dan gagah pidatonya Kang Emil ya? #KAA #NuhunKangEmil," sanjung akun @NandaDevii.
"Cerdas pisan kata 'Hatur Nuhun' sebagai penutup pidato sangat mewakili sunda banget, nuhun kang emil kami Bangga @ridwankamil," kata @diki_budiawan.
Baca juga:
Netizen bandingkan pidato Ridwan Kamil dan Joko Widodo di KAA
Presiden Zimbabwe: Terima kasih Indonesia atas keramahannya
Jokowi dari awal sampai penutupan KAA lengket dengan China
Curhatan pilot yang terbangkan kepala negara ke KAA Bandung
Pidato Jokowi di KAA Bandung, singgung kehebatan Soekarno dan Nehru
Di KAA, Jokowi dua kali sebut kita harus sejajar dengan negara maju