Atasi Kemacetan TB Simatupang, Pramono Wacanakan Perpanjangan Rekayasa di Tol Fatmawati
Dia menyebut, hingga hari terakhir uji coba terpantau penurunan kemacetan di kawasan TB Simatupang juga luar biasa.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebut uji coba rekayasa lalu lintas di kawasan Fatmawati membuahkan hasil positif. Kebijakan tersebut berhasil menurunkan tingkat kemacetan secara signifikan, khususnya pada jam-jam sibuk di sore hari.
“Seperti yang disampaikan Pak Wakil Gubernur, memang terjadi penurunan yang signifikan ketika antara jam 5 sampai dengan jam 8 malam,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Jakarta, Jumat (19/9).
Menurutnya, dirinya selalu menerima laporan evaluasi secara harian dari Dinas Perhubungan, (Dishub) DKI Jakarta, sehingga kebijakan lanjutan akan ditetapkan berdasarkan data lapangan dan efektivitas di masyarakat.
Kata Pramono uji coba terakhir berlangsung pada Jumat ini. Dia menyebut, hingga hari terakhir uji coba terpantau penurunan kemacetan di kawasan TB Simatupang juga luar biasa.
“Dan uji cobanya sampai besok, tetapi sampai hari ini menunjukkan penurunan yang luar biasa. Bahkan masyarakat juga memberikan apresiasi untuk itu,” ujarnya.
Oleh karena itu, lanjut Pramono keputusan untuk melanjutkan rekayasa lalu lintas di lajur tol paling kiri Fatmawati 2 tersebut akan ditentukan segera usai uji coba dinyatakan berakhir. Hal ini sejalan dengan instruksi Pramono kepada sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk menyelesaikan proyek galian di kawasan TB Simatupang.
“Nanti besok akan kita putuskan apakah kita lakukan sampai dengan akhir Oktober. Karena akhir Oktober adalah batas waktu penyelesaian proyek-proyek yang ada di tempat itu,” kata Pramono.