LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

APBD defisit, proyek bendungan di Kaltim dihentikan

Pembangunan bendungan di Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam yang dimulai tahun 2014 itu terpaksa dihentikan karena APBD mengalami defisit, dan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara kesulitan mencari pembiayaannya.

2017-12-27 07:04:22
APBD
Advertisement

Pengerjaan Bendungan Lawe-Lawe di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur dihentikan lantaran APBD Pemkab mengalami defisit.

"Kondisi anggaran pemerintah kabupaten mengalami penurunan, sehingga tidak ada anggaran untuk melanjutkan pengerjaan Bendungan Lawe-Lawe," kata kata Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Supardi, Rabu (27/12).

Pembangunan bendungan di Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam yang dimulai tahun 2014 itu terpaksa dihentikan karena APBD mengalami defisit, dan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara kesulitan mencari pembiayaannya.

Advertisement

Hingga kini pengerjaan Bendungan Lawe-Lawe sudah mencapai 85 persen dari target. Dari total kontrak pengerjaan senilai Rp 129 miliar, serapan anggaran pembangunan baru sekitar Rp 40 miliar.

"Pengerjaan Bendungan Lawe-Lawe itu resmi dihentikan pada November 2017, karena keterbatasan anggaran pemerintah kabupaten," kata Supardi lagi.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara sudah mengajukan bantuan pendanaan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk menyelesaikan pembangunan bendungan tersebut, tetapi sampai saat ini belum mendapat balasan.

Advertisement

Jika bendungan yang telah diserahterimakan kepada pemerintah kabupaten tersebut tidak mendapat bantuan dari pemerintah pusat, menurut Supardi, anggaran pengerjaan lanjutannya akan dialokasikan pada APBD 2019.

Bendungan Lawe-Lawe seluas 200 hektare dan memiliki kapasitas 6,5 juta liter kubik untuk mendukung peningkatan pasokan air baku dan produksi air bersih Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Penajam Paser Utara itu, diperkirakan mampu meningkatkan produksi air bersih hingga 600 liter per detik.

Baca juga:
Finalisasi APBD, Gubernur Maluku Utara minta pendampingan KPK
Gubernur Maluku Utara minta KPK dampingi penyusunan APBD 2018
TNI harap anggaran pemerintah daerah naik untuk program masuk desa
Pemprov Jabar klaim serapan APBD sampai awal Desember capai 77,30 persen
Dengan e-Budgeting, Golkar harap pengelolaan APBD bebas korupsi

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.