Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

TNI harap anggaran pemerintah daerah naik untuk program masuk desa

TNI harap anggaran pemerintah daerah naik untuk program masuk desa Kasad Jenderal Mulayono. ©2016 merdeka.com/andrian salam wiyono

Merdeka.com - Kasum TNI Laksamana Madya Didit Herdiawan membuka rapat paripurna TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) menggantikan Panglima Marsekal Hadi Tjahjanto di Balai Sudirman, Jakarta Selatan. Ia menyampaikan pesan Panglima, berharap agar program tersebut mendapatkan mendapat dukungan pemerintah daerah melalui anggaran lebih besar di tahun depan.

"Untuk pelaksanaan TMMD tahun akan datang agar menyeimbangkan anggaran TNI dengan pemerintah daerah. Kami harap anggaran yang dikeluarkan pemerintah daerah lebih besar," ujar dia.

Sebab, program tersebut selaras dengan program nawacita Presiden Joko Widodo membangun wilayah terpencil, dan terpinggir. "TMMD karya nyata guna mempercepat pembangunan daerah yang belum tersentuh. Seperti nawa cita presiden Jokowi membangun dari daerah terpinggir," imbuh dia.

Sementara itu, Kasad Jenderal Mulyono mengatakan, adapun anggaran besar merupakan bukti bahwa program tersebut diterima baik oleh masyarakat. Bahkan, beberapa daerah sudah berjanji akan menyumbang dana yang besar. Antusias program ini juga ditunjukan peningkatan jangka waktu. Dari 21 hari menjadi 30 hari.

Adapun program yang dijalankan adalah pekerjaan fisik dan pekerjaan nonfisik. Pekerjaan fisik di tahun 2017 meliputi pembangunan jalan sepanjang 455.137 meter. Pembuatan saluran air atau parit 62.684 meter. Rehab RTLH (rumah tidak layak huni) 706 unit. Rehab 239 gorong-gorong dan 164 jembatan. 12.970 penanaman pohon. Sedangkan nonfisik seperti penyuluhan-penyuluhan kepada masyarakat.

Tiga pemkot juga diberikan apresiasi oleh TNI lantaran menyumbang anggaran besar. "Pemkot dengan anggaran terbesar Purwakarta, TMMD ke 100, sebanyak Rp11 miliar lebih. Kabupaten Mahakam Hulu Rp4 miliar lebih. Pemkot Medan TMMD anggaran sebesar Rp3 miliar," kata Mulyono.

Untuk tahun depan, program ini akan terus dijaga dan diharapkan ditambah agenda pekerjaan nonfisik untuk membangun kualitas masyarakat. Untuk target anggaran sendiri, Mulyono belum mau mengungkap.

"Sama kita tindaklanjuti apa yang kita capai pada 2017, mengevaluasi kelemahan-kelemahan yang ada kita evaluasi sehingga pemerintah daerah juga, kita mendengar pemerintah kota kabupaten yang ingin memperbesar anggaran TMMD artinya TMMD ini dirasakan oleh rakyat kecil," tukas dia.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP